Bukan Mendahului Takdir, MUI Jabar Minta Masyarakat Shalat Gaib untuk Anak Ridwan Kamil

Keluarga Ridwan Kamil mendengarkan brifing dari Polisi Maritim Bern Swiss soal pencarian Eril di Sungai Aare (ist)

POJOKSATU.id, BANDUNG – MUI Jabar meminta masyarakat menggelar shalat gaib untuk Eril anak Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare Swiss. Shalat gaib ini guna mendoakan keselamatan Eril.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar menganjurkan masyarakat melakukan shalat gaib guna mendoakan keselamatan Eril.

Pencarian anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, terus dilakukan usai dinyatakan hilang sejak Kamis (26/5) lalu atau sejak enam hari lalu.

Sekretaris MUI Jabar Rafani Akhyar mengatakan anjuran tersebut berdasarkan kondisi proses pencarian Emmeril di Sungai Aare, Bern, Swiss oleh tim SAR yang belum membuahkan hasil.


Sementara proses pencarian saat ini sudah memasuki hari keenam sejak Emmeril dilaporkan hilang Kamis (26/5/2022) lalu.

Baca Juga:

Fakta-fakta Sungai Aare Hilangnya Eril, Titik Terdalamnya Bikin Ngeri Sampai 200 Meter

“Kalau memang belum ada kepastian hingga enam hari belum ditemukan. Sebaiknya memang bisa dilaksanakan salat gaib. Itu tuntunannya,” kata Rafani, Rabu (1/6/2022).

Rafani menjelaskan salat gaib dilaksanakan bukan hal yang mendahului takdir Eril, yang saat ini masih belum menemukan titik terang.

Rafani menjelaskan salat gaib merupakan bagian dari ikhtiar dan pertolongan untuk Eril.

“Untuk menolong yang bersangkutan dari sisi keagamaan kita bisa segerakan salat gaib. Ini sesuai tuntunan agama. Salat gaib ini kan mendoakan,” ucap Rafani.

Rafani menegaskan MUI Jabar sejak awal kejadian mengimbau kepada masyarakat dan MUI di seluruh kota dan kabupaten untuk menggelar doa bersama.

Tujuannya agar Eril bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat dan berkumpul dengan keluarga. (ral/pojoksatu)