Polisi Ciduk Tiga Pelaku Penusukan Pria di Bandung, Samurai Jadi Saksi Bisu Peristiwa Berdarah

Polisi mengamankan tiga pelaku penusukan terhadap pria di Bandung

POJOKSATU.id, BANDUNG-  Polrestabes Bandung melalui jajaran Polsek Arcamanik berhasil mengamankan tiga orang, yang melakukan penusukan terhadap pria di Bandung, pada 22 Mei 2022.


Akibatnya, korban yang berinisial OKM meninggal dunia di Jalan Pengairan, Arcamanik, Kota Bandung pada tanggal 22 Mei lalu.

Tiga orang pelaku yang diamankan, yakni berinisial MI, RO, dan VS.


Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung menjelaskan, bahwa ketiga pelaku ini kenal dengan korbannya.

“Waktu kejadian yaitu pada tanggal 22 mei 2022, korban ini atas nama OKM, dan tersangka ada tiga yang sudah kita tahan yaitu MI, RO, VS,” kata dia Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung di Mapolrestabes Bandung pada, Selasa 31 Mei 2022.

Aswin menambahkan, penusukan itu dilakukan oleh para pelaku usai terjadi cekcok dengan korban.

Para pelaku juga disebut sedang berada dalam pengaruh minuman keras.

Informasi yang dihimpun, total ada tujuh luka tusukan yang diderita oleh korban akibat tusukan senjata tajam jenis samurai.

“Korban dan pelaku saling kenal, dan memang beberapa kali berkomunikasi tapi karena ada kesalahpahaman, selisih paham, ditambah lagi ini pengaruh minuman keras, terjadilah peristiwa seperti ini,” ucap dia.

Aswin memastikan, masih ada seorang pelaku lainnya yang diburu oleh polisi.

Akibat perbuatannya, tiga pelaku yang telah diamankan disangkakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

“Memang ada satu tersangka lagi yang masih dalam pencarian, semoga tak lama lagi bisa ditangkap,” kata dia.

Sebelumnya, Ibunda Korban, Evalina (52) mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika korban yang sedang berkumpul di kediamannya bersama sejumlah temannya didatangi oleh pelaku.

Pelaku datang dengan beberapa temannya sambil membawa samurai.

Korban dan pelaku kemudian terlibat cekcok hingga terjadi penusukan yang mengenai sejumlah bagian tubuh korban.

Setelah menusuk korban, para pelaku kemudian melarikan diri. Pembunuhan itu diduga memang telah direncanakan oleh para pelaku. (rif/pojoksatu)