Sisir Sungai Aare, Otoritas Swiss Turunkan 20 Petugas dan Penyelam Guna Pencarian Emmeril Khan Mumtadz

Muliaman Hadad, pihak Kedutaan Besar Indonesia untuk Swiss

POJOKSATU.id, BANDUNG-  Hari Ketiga pencarian terhadap Emmeril Khan Mumtadz, dilakukan otoritas berwenang Swiss di sungai Aare.


Menurut Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad menjelaskan bahwa dimungkinkan hari ini petugas yang berjumlah 20 orang, melakukan pencarian Kembali di sungai Aare.

“Pencarian akan dilakukan bahkan bila dimungkinkan dilakukan penyelaman,” jelasnya saat jumpa pers daring, Sabtu 28 Mei 2022.


Muliaman menambahkan, kondisi arus sungai aare saat Penyelaman, ada butiran salju di arus bawah.

“Karena sungai ini dari gletser jadi ada butiran salju, jika arus bawah ada butiran kemungkinan penglihatan akan terhambat,” jelasnya.

Kondisi cuaca sendiri, menurut Muliaman itu sangat tergantung di lokasi pencarian.

“Semoga dalam pencarian hari ini bisa maksimal, dan membuahkan hasil yang baik,”jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Emmeril Khan Mumtadz anak sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil hilang terseret arus sungai, pada Kamis 26 Mei 2022 pukul 09 pagi waktu Swiss atau pukul 14.00 waktu Indonesia.

Emmeril berenang bersama adiknya dan temannya yang kuliah di Swiss.

Kunjungannya ke Swiss untuk mencari sekolah S2 dan beasiswa di negara tersebut. (rif/pojoksatu)