Rara Menangis Sebut Jasad Anak Ridwan Kamil Ditemukan Jam 8

Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara
Rara Istiati Wulandari atau Mbak Rara

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pawang hujan MotoGP Mandalika, Rara Istiati Wulandari menerawang Emmeril Khan Mumtadz alias Eril,  anak Ridwan Kamil ditemukan di sungai Aare Bern Swiss.


Perempuan yang akrab disapa Mbak Rara itu menyebutkan bahwa anak Ridwan Kamil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Ia menyebut anak Ridwan Kamil ditemukan sekitar 8 jam setelah dia melakukan penerawangan pada Jumat pagi (27/5) kemarin.


Kemungkinan lainnya, kata dia, jasad anak Ridwan Kamil ditemukan pada jam 8. Namun dia tidak memperjelas apakah jam 8 pagi atau jam 8 malam.

Rara melakukan penerawangan dengan menggunakan kartu tarot.

“Apakah Mas Eril nanti ditemukan? Jawabannya iya, akan ditemukan,” ucap Rara dalam video yang diunggah di Instagramnya pada Jumat (27/5).

BACA : Perkembangan Pencarian Eril Setelah 30 Jam, Lelehan Salju Buat Sungai Aare Keruh, Polisi Swis Kesulitan

Rara kemudian membuka beberapa kartu tarot untuk mengetahui apakah anak Ridwan Kamil ditemukan dalam kondisi selamat atau meninggal dunia.

Rara tiba-tiba menangis saat memperlihatkan dua kartu tarot. Ia menyebut Eril ditemukan dalam kondisi meninggal.

“Udah meninggal, kembali ke alam semesta,” ucap Rara, dengan suara terisak.

BACA : Ridwan Kamil Tanggapi Hilangnya Eril, Mohon Doanya Agar Putra Kami Ditemukan Selamat

Kendati demikian, Rara tetap berharap terawangannya meleset dan anak Ridwan Kamil ditemukan dalam kondisi selamat.

“Mudah-mudahannya ramalannya meleset,” jelas Rara.

Rara kemudian menerawang bagaimana kondisi keluarga Ridwan Kamil saat Eril ditemukan tak bernyawa.

“Satu bersyukur anaknya ditemukan, tapi di sini jatuhnya tertusuk, ya mau apalagi,” ucap Rara sembari memperlihatkan tiga kartu tarot.

BACA : 9 Fakta Sungai Aare Lokasi Anak Ridwan Kamil Hilang, Didatangi Ribuan Orang

Di keterangan video, Rara mengajak masyarakat untuk mendoakan Emeril Khan Mumtadz, anak Ridwan Kamil dan Atalia yang hilang di Swiss.

“Nantinya akan ditemukan jasadnya sekitran 8 jam dari sekarang bisa juga jam 8 ditemukan,” tulis Rara.

Ia menjelaskan, saat melakukan penerawangan dan terkoneksi dengan Eril terasa dingin.

“Ini ramalan bisa saja meleset karena aku manusia biasa yang terlahir sebagai Rara dengan anugerah-Nya berupa kekuatan energy indigo yang ramalan prediksnya bisa meleset bisa juga jitu kesempurnaan hanya milik Allah Tuhan YME,” jelasnya.

“Semoga tubuh mas Eril energnya bagus bisa mengambang agar mudah ditemukan. Salam cahaya kasih sayang alam semesta dariku,” tandas Rara. (one/pojoksatu)