Perkembangan Pencarian Eril Setelah 30 Jam, Lelehan Salju Buat Sungai Aare Keruh, Polisi Swis Kesulitan

Perkembangan pencarian Eril masih nihil. Sungai Aare di Swis tempat hilangnya Eril anak Ridwan Kamil (net)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Hasil perkembangan pencarian Eril, anak pertama Gubernur Ridwan Kamil, polisi Swis kesulitan karena sungai Aare keruh akibat lelehan salju.


Setelah 30 jam dilakukan pencarian Eril, putra sulung Ridwan Kamil ini masih belum juga ditemukan. Perkembangan pencarian Eril belum membuahkan hasil.

Usai menerima laporan hilangnya Eril, kepolisian Bern segera melakukan pencarian di daerah antara Eichholz dan Marzili, tempat terakhir Eril terlihat.


Pencarian Eril dilakukan dengan melibatkan patroli darat dan air. Tepi sungai Aare ditelusuri dengan berjalanan kaki. Pos pengamatan juga didirikan di berbagai jembatan.

Baca Juga:

Perkembangan Pencarian Eril, Radius Pencarian Diperluas 16 KM dari Titik Hilang Namun Hasilnya Nihil

Adik Ridwan Kamil Ungkap Fakta Emmeril Khan, Atlet Renang Entah Kenapa Terseret Arus Sungai Aare

Kepada surat kabar harian Swiss 20 Minuten, juru bicara polisi wilayah Bern mengaku pencarian memang sulit dilakukan.

Kondisi sama sekali tidak mudah, karena air sungai yang keruh serta kondisi menantang karena ada arus yang kuat.

Air keruh sendiri disebabkan oleh partikel yang tersuspensi atau dilarutkan dalam air yang menyebarkan cahaya dan membuat air keruh.

Partikelnya mencakup beberapa hal, seperti salju yang mencair, dan sedimen —terutama tanah liat dan lanau, organik halus, ganggang, dan organisme mikroskopis.

Memasuki bulan Juni, Swiss dan sebagian besar wilayah Eropa memang sedang berada dalam transisi musim salju ke panas, membuat kondisi salju meleleh tak terhindarkan.

Akibatnya pencarian Eril mengalami kesulitan oleh polisi Swiss.

Diketahui, anak pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril, mengalami musibah di Bern, Swiss, pada Kamis 26 Mei 2022 siang waktu setempat.

Pemuda 22 tahun itu tenggelam di sungai Aare, Bern, saat sedang berenang bersama adik dan kawannya.

Dalam kejadian ini, Adik Eril dan kawan Eril, tidak tenggelam.

Perwakilan Keluarga, Elpi Nazmuzaman mengatakan, ketika itu Eril berenang bersama adiknya, Camillia Laetitia Azzahra. Sementara istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, tak ikut serta berenang di sungai.

Saat ingin naik kembali ke permukaan usai berenang, Eril diduga kesulitan hingga kemudian diterjang oleh arus sungai yang disebut sedang deras.

“Saat akan naik ke atas kelihatannya ada kesulitan yang kami juga tidak paham bagaimana kondisinya, itu informasi yang kami terima, barangkali ada arus begitu, singkatnya yang lain bisa naik ke darat tapi Erril kemudian terbawa arus,” ucap Elpi kepada wartawan di Gedung Sate Bandung pada Jumat (27/5) soal perkembangan pencarian Eril ini. (ral/pojoksatu)