Profil Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Aarre Swiss, Emmeril Khan Mumtadz alias Eril

Anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau yang biasa disapa Eril

POJOKSATU.id, BANDUNG – Anak Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau yang biasa disapa Eril, dikabarkan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Emmeril Khan Mumtadz atau Eril adalah anak Ridwan Kamil dan Atalia Praratya yang pertama atau putra sulung.

Mengutip profil LinkedIn Eril, menghabiskan masa putih abunya di SMA 3 Bandung tahun 2014-2017.

Saat di SMA, Eril aktif di berbagai ekstrakulikuler sekolah, seperti sepakbola, musik, hingga dewan siswa.


Tahun 2017, Eril melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung alias ITB mengambil jurusan teknik mesin.

Saat berkuliah di ITB, Eril sempat menjadi asisten dosen pada Januari-Maret 2020 silam.

BACA: Kronologi Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Aare Swiss, Sempat Ditolong Temannya

Kemudian pada Oktober 2020-Februari 2021, dia ditunjuk sebagai duta kampus dari Skill Up.

Selama ini, Eril sudah melakukan dua kali program magang alias internship.

Pertama di PT. Pindad (Persero) sebagai Mechanical Engineering pada Januari-Maret 2021.

Selanjutnya, Eril magang di Budak LNG di divisi Rotating Equipment Engineer pada Juni-September 2021.

Di akun Instagram pribadinya, anak Ridwan Kamil itu sudah memiliki followers hingga 90 ribu lebih.

Itulah profil anak Ridwan Kamil Emmeril Khan Mumtadz atau yang biasa disapa Eril yang sampai saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan kepolisian Swiss.

Sebelumnya, anak Ridwan Kamil hilang di Sungai Aare, Swiss, disampaikan adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman.

Eril dilaporkan hilang saat berenang di sungai tersebut, pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat.

“Hingga informasi ini disampaikan, pencarian sudah berjalan 6 jam (26 Mei jam 23.00 WIB) dan kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat,” kata Elpi.

Disebutkan, Eril saat itu tengah bersama adik dan temannya.

“Saat ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari kawannya,” ungkap Elpi. (rif/pojoksatu)