Bocil Jadi Otak Pembegalan Sadis di Bekasi, Modusnya Pepet Kemudian Tebas

layangan putus, Briptu Andreas, Bripda Rika Putri Handayani, dipecat, PTDH
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Seorang anak di bawah umur berinisial A jadi otak dibalik kasus pembegalan di Kabupaten Bekasi.

“Inisialnya A, anak di bawah umur perannya dia yang memiliki ide atau niat untuk merencanakan melakukan pencurian dengan kekerasan mengambil dengan mencabut kunci kontak sepeda motor korban dan mengancam korban dengan celurit,” ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Rabu 25 Mei 2022.

A bersama kawanannya terakhir membegal seorang pengendara sepeda motor berinisial M di kawasan Serang, kabupaten Bekasi pada Sabtu 21 Mei 2022 pukul 05.15 WIB.

Peran tiga tersangka lain, yaitu DHM (21) dan DA (21) sebagai joki. Sementara itu, peran AP (21) sama seperti A merencanakan aksi dan membawa kabur sepeda motor hasil curian.


“Mereka mencari korban secara acak, kemudian dilakukan pemepetan dan perampasan, jika melawan mereka tidak segan menggunakan senjata tajam yang sudah disiapkan,” katanya.

Dari pengakuan A, mereka telah beraksi sebanyak enam kali, sasarannya adalah pemotor yang melintas di kawasan sekitar Kabupaten Bekasi.

Dalam kasus ini, sebanyak empat unit sepeda motor disita yang dua diantaranya adalah hasil kejahatan. Kemudian ada juga senjata tajam jenis celurit.

Atas perbuatannya, mereka kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

“Otak atau dalang yang di bawah umur mengaku sudah enam kali membegal,” jelasnya. (dhe/pojoksatu)