Nekat Rampas Tas Milik Ibu-ibu Komplek, Jambret Tewas Usai Dihakimi Warga

jambret, pencurian

POJOKSATU.id, BANDUNG- Aksi seorang begal dengan menggunakan bersenjata tajam berinisial AH meninggal dunia usai melakukan aksi percobaan begal dan tertangkap warga lalu dihakimi oleh warga.


Peristiwa itu terjadi di Jalan Pasir Impun, Kecamatan Antapani Kota Bandung, pada Sabtu (21/5) lalu.

Pjs Humas Polrestabes Bandung Kompol Rahayu Mustika menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban berinisial DH bersama anaknya hendak pulang usai berjualan.


Ketika itu, korban dibuntuti oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor.

“Saat menuju ke rumahnya dari arah belakang ada sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku mengikuti sepeda motor milik korban,” kata dia melalui keterangannya pada Senin (23/5).

Awalnya korban tak merasa curiga dan mengira yang mengikutinya adalah warga kompleks.

Akan tetapi, ketika korban hendak masuk ke dalam area kompleks, pelaku tiba-tiba mendekati korban kemudian berupaya menarik tas selendang yang dikenakan korban.

Korban dan anaknya pun terjatuh dari sepeda motor.

“Pelaku menarik tas selendang yang sedang dipakai oleh korban sehingga korban dan anaknya terjatuh,

Korban kemudian sempat berupaya mempertahankan tasnya dan meminta tolong kepada warga setempat.

Bantuan pun datang. Seorang warga berinisial S lalu berupaya untuk menghentikan aksi pelaku. Pelaku pun berupaya melarikan diri dengan mengeluarkan senjata tajam jenis golok.

Lalu, sambung Rahayu, golok tersebut dihantamkan oleh pelaku kepada S yang mengakibatkan S terluka. Pelaku yang panik lalu melarikan diri masuk ke dalam kompleks sambil diteriaki maling. Namun demikian, upaya tersebut sia-sia sebab pelaku berhasil ditemukan oleh warga dan langsung dihakimi.

“Pelaku berusaha melarikan diri ke dalam kompleks dan langsung diteriaki maling,” jelasnya.

Menurut Rahayu, AH sempat dilarikan ke rumah sakit untuk ditangani.

” Namun begitu, luka yang diderita bekas dihakimi warga cukup parah dan pelaku meninggal dunia pada Minggu (23/5) kemarin,” pungkasnya. (rif/pojoksatu)