Gak Masalah Kalau Cak Imin Mau Diusung jadi Capres oleh KIB, Tapi PKB Harus Penuhi Syarat Ini

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Foto: Instagram Cak Imin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan tidak keberatan dengan tawaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Itu terkait keinginannya bergabung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan termasuk keinginan Ketumnya Muhaimin Iskandar diusung jadi capres di Pilpres 2024.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Viva Yoga Mauladi saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2021).


“Tidak masalah PKB bergabung KIB dan diusul menjadi Capres,” ujarnya.

Asalkan, kata anak buah Zulkifli Hasan itu PKB bisa menjamin pria akrab dipanggil Cak Imin itu menang 100 persen di Pilpres 2014.

“PAN tidak menolak Cak Imin jadi Capres, asal menang. Jika KIB akan mengusung Cak Imin sebagai Capres, maka di atas hitungan kertas harus menang,” ucapnya.

Kendati demikian, tambah Viva, jika PKB benar-benar igin bergabung dalam gerbong KIB. Maka akan menambah potensi suara.

“Juga menambah keindahan warna pelangi kebangsaan di KIB karena kekuatan Nasionalis – Relijius KIB semakin terlihat terang dan nyata,” pungkasnya.

Sebelumnya, Cak Imin mengatakan, partainya siap bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu yang dideklarasikan Golkar, PAN dan PPP.

Namun, ia memberi syarat bahwa dirinya harus menjadi calon presiden (capres) dalam koalisi tersebut.

“Saya siap bergabung asal capresnya saya,” kata dia kepada wartawan usai silaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/5).

Cak Imin mengaku menyambut baik gagasan Koalisi Indonesia Bersatu.

Dia mengatakan PKB terbuka menjalin komunikasi dengan partai manapun dalam menghadapi Pemilu 2024.

Meski begitu, ia menyebut partainya secara khusus belum menjalin komunikasi serius terkait pemilu, kecuali komunikasi biasa di parlemen.

“Kita terus menjalin komunikasi di DPR. Tapi secara khusus belum. Kita terbuka,” kata Cak Imin. (muf/pojoksatu)