4 Pernikahan Ditinggal Mempelai Pria Sepanjang Tahun 2022

Pernikahan sepanjang tahun 2022
Ilustrasi pernikahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kejadian resepsi pernikahan ditinggal mempelai pria seolah menjadi fenomena baru di tahun 2022.


Selama dua bulan terakhir, setidaknya ada 4 pernikahan ditinggal mempelai pria di sejumlah daerah di Indonesia.

BACA : Mempelai Pria Menghilang Saat Hari Pernikahan, Pengantin Wanita di Palembang Merasa Terzalimi


Meski pernikahan ditinggal mempelai pria, resepsi tetap dilanjutkan karena tamu undangan sudah berdatangan.

Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia pun berubah duka. Keluarga perempuan harus menanggung malu. Beberapa di antaranya memilih menempuh jalur hukum.

Berikut 4 pernikahan ditinggal mempelai pria selama tahun 2022 yang dirangkum Pojoksatu.id.

1. Resepsi Tanpa Pengantian Pria di Palembang

Pernikahan antara Aby dan Dinda di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) sedianya dilaksanakan pada Minggu (25/5/2022).

Jauh-jauh hari undangan sudah disebar. Hari H pun tiba. Mempelai perempuan naik ke pelaminan. Ia duduk seorang diri tanpa calon suaminya.

Aby dan keluarganya yang ditunggu sejak pagi tak kunjung menampakkan batang hidungnya.

Meskipun begitu, resepsi tetap dilakukan karena tamu undangan sudah berdatangan.

Para tamu menanyakan di mana mempelai pria. Namun tak ada yang bisa menjawab.

Belakangan diketahui bahwa Aby kesal lantaran sepeda motor kesayangannya digadai oleh orang tuanya untuk menutupi biaya pernikahan.

Keluarga mempelai perempuan tak terima. Mereka merasa dipermalukan. Akhirnya mempelai perempuan bersama keluarganya melaporkan mempelai pria ke Polda Sumatera Selatan pada Senin, 23 Mei 2022.

2. Mempelai Pria di Magetan Mengilang

Mempelai pria di Magetan Jawa Timur berinisial D menghilang pada hari pernikahan yang dilaksanakan di Kecamatan Ngariboyo.

Sedianya D menikah dengan perempuan berinisial S pada Kamis (7/4/2022). Namun D jusru tak datang pada hari pernikahannya.

Akibatnya, acara pernikahan dibatalkan. Keluarga mempelai wanita akhirnya melapor ke polisi.

Polisi gerak cepat menangkap D. Ia diamankan di rumah orang tuanya pada Rabu (18/5) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Magetan Iptu Rudy Hidajanto mengatakan, mempelai wanita masih di bawah umur dan hamil.

Korban mengetahui dirinya hamil karena tidak haid selama dua bulan. Ia tidak datang bulan sejak Januari 2022 dan mengakui jika ayah calon bayi yakni D.

“Sebelumnya terlapor telah melakukan persetubuhan terhadap korban. Awalnya sudah berjanji bertanggung jawab untuk menikahi,” terang Rudy.

Menurut Rudy, mempelai pria yang masih berstatus pelajar tidak punya itikad baik dan ingkar janji untuk menikahi korban yang merupakan kekasihnya.

3. Gandi Kabur Jelang Hari Pernikahan di Magetan

Ranting Delima (22) ditinggal mempelai pria, Gandi Alfian (24) saat melangsungkan pernikahan di Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Magetan, Jawa Timur pada Minggu (8/5/2022).

Ranting Delima terpaksa menelan pil pahit. Ia tak pernah menyangka momen bahagianya justru berakhir duka.

Ranting berurai air mata karena pernikahan yang digelar di rumahnya tak dihadiri mempelai pria.

Padahal sebelum pernikahan, hubungan Ranting dan Gandi berjalan mulus dan mesra tanpa kendala. Bahkan saat mengurus surat ke KUA pun masih kompak.

Kenangan manis pernah dialami Ranting bersama Gandi harus dikubur Ranting dalam-dalam.

Ranting mengaku mengenal Gandi sejak 6 bulan lalu. Awalnya, mereka berteman dalam satu komunitas di grup Facebook.

“Teman satu komunitas juga di grup Facebook. Kebetulan saya admin grupnya,” kata Ranting.

Ranting dan Delima mulai menjalin berpacaran sejak Januari 2022 lalu. Keduanya pun sepakat untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.

Undangan pernikahan pun disebar. Dokumen pernikahan juga sudah diurus ke Kantor Urusan Agama (KUA).

Menjelang hari pernikahan, Gandi tiba-tiba berubah pikiran. Ia kabur dan batal menikah dengan kekasihnya.

4. Mempelai Pria Hilang Sehari Sebelum Pernikahan di Madiun

Zidane (25), warga Pulau Batam seharusnya hadir saat ijab kabul dengan EP (20), warga Madiun, Jawa Timur pada Senin (16/5/2022).

Namun Zidane malah menghilang. Ijab kabul pun batal digelar. Mempelai wanita hanya menangis meratapi nasibnya.

Ketidakhadiran mempelai pria membuat EP dan keluarganya malu dan syok. Mereka pun melaporkan Zidane ke polisi.
Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama mengatakan Zidane menghilang karena melakukan tindakan kriminal. Korbannya adalah calon istrinya sendiri, EP.

Ryan menyebut Zidane telah melakukan penggelapan sepeda motor milik EP.

“Jadi tersangka penggelapan sepeda motor ini diketahui merupakan calon pengantin pria yang sengaja tidak menghadiri akad nikah yang sudah dijadwalkan,” ujar Ryan.

Sehari sebelum akad nikah, Zidane berpura-pura meminjam sepeda motor milik EP untuk membeli mahar. Namun hingga hari pernikahan, Zidane tak kunjung datang. (one/pojoksatu)