Usai Tembak Najamuddin Sewang, Brimob Suruhan Iqbal Asnan Kubur Pistol Miliknya Sejauh 60 Km dari TKP

Rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di rumah Rachmawaty
Rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di rumah Rachmawaty. (Dok Upeks).

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Usai menghabisi nyawa Najamuddin Sewang, oknum anggota Brimob Polda Sulsel suruhan Kasatpol PP Makassar nonaktif M Iqbal Asnan, mengubur pistol revolvernya sejauh 60 km dari TKP.

Oknum anggota Brimob Polda Sulsel ini bernama Sulaiman. Dia ikut serta terlibat menghabisi nyawa Najamuddin Sewang.

Pistol miliknya menghabisi nyawa Najamuddin melalui perantaraan eksekutor dan dikubur tidak lama kemudian di Kabupaten Pangkep Sulsel.

Pistol itu dikuburkan setelah tersangka eksekutor Chaerul Akmal selesai dengan tugasnya menembak mati pegawai Dishub Makassar Najamuddin Sewang.


Dalam rekonstruksi Jumat (20/5/2022), polisi menggunakan rumah milik Iqbal di Bumi Tamalanrea Permai (BTP) sebagai lokasi pengganti rumah tersangka Sulaiman di Kabupaten Pangkep.

Rekonstruksi dimulai dengan tersangka Sulaiman yang sudah memberikan titipan upah Rp 90 juta dari Iqbal Asnan ke Chaerul Akmal karena sudah membunuh korban.

Selanjutnya Chaerul Akmal mengembalikan pistol yang dipakai menembak mati korban kepada Sulaiman.

Sulaiman selaku pemilik lantas mengambil pistol tersebut dan membawanya ke rumahnya di Kecamatan Minasate’ne di Kabupaten Pangkep.

Sulaiman kemudian menguburkan pistol itu di tanah di samping rumahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak mengatakan, Sulaiman menguburkan pistol karena hendak menghilangkan barang bukti. (ral/pojoksatu)