Rekonstruksi Pembunuhan Najamuddin, Ditembak Oknum Brimob dari Jarak 3 Meter

Rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di rumah Rachmawaty
Rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di rumah Rachmawaty. (Dok Upeks).

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Polrestabes Makassar kembali melakukan rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang, Jumat (20/5).

Kali ini rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di Jl Danau Tanjung Bunga, Makassar.

Sehari sebelumnya rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang dilakukan di tiga lokasi, yakni di rumah Racmawaty, rumah Najamuddin Sewang, dan ruang Kasatpol PP Kota Makassar di Balaikota Makassar.

Polisi menghadirkan eksekutor saat menggelar rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di Jl Danau Tanjung Bunga.


Eksekutor yang dihadirkan yakni Chaerul Akmal, oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan. Ia merupakan orang suruhan mantan Kasatpol PP Kota Makassar, M Iqbal Asnan.

Chaerul Akmal memeragakan detik-detik menembak Najamuddin di Jl Danau Tanjung Bunga.

BACA : Balada Cinta Segitiga Rachmawaty, Iqbal Kirim Santet Hingga Najamuddin Tewas Tertembak

Awalnya, oknum Brimob itu membuntuti Najamuddin yang baru pulang melaksanakan tugasnya mengurai kemacetan di bundaran CPI Makassar.

Chaerul yang saat itu memakai jaket driver ojek online mendekat ke Najamuddin yang mengenderai sepeda motor seorang diri.

Chaerul kemudian menembak Najamuddin dari jarak 3 meter saat melintas di Jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (3/4) sekitar pukul 10:45 Wita.

Najamuddin Sewang terjatuh. Ia sempat ditolong oleh penjual bunga bernama Nasir.

Setelah menembak Najamuddin, Chaerul tancap gas. Namun, dia sempat menghentikan motornya dan mengintip korban dari kaca spion. Ia ingin memastikan apakah korban sudah meninggal atau masih hidup.

Setelah memastikan korban tak bergerak, Chaerul memacu kendaraannya. Ia kabur ke arah Tanggul Patompo, Makassar.

Sehari sebelumnya, Kamis (19/5) Polrstabes Makassar menggelar rekonstruksi pembunuhan Najamuddin Sewang di beberapa lokasi dengan menghadirkan otak pelaku yang juga mantan Kasatpol PP Makassar, Iqbal Asnan.

“Ada 28 adegan yang akan kita laksanakan dan sudah dilaksanakan. Ada delapan titik lokasi. Di TKP (tempat kejadian perkara) ada empat adegan,” kata Reskrim AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak. (one/pojoksatu)