Iqbal Peragakan Adegan di Rumah Rachmawaty Saat Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar

Rachmawaty, pegawai Dishub Makassar Sulsel.

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Adegan di rumah Rachmawaty terungkap saat polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Najamuddin Sewang.

Rekontruksi pembunuhan Najamuddin Sewang dilakukan pada Kamis, 19 Mei 2022.

BACA : Masa Lalu Rachmawaty Dishub Makassar Terbongkar, Terakhir Bertarung 2004, Dulang Medali di Palembang

Rekonstruksi dilakukan di rumah Rachmawaty di Blok H nomor 19 komplek Grand Aroepala, Jl Poros Tamangapa Raya, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).


Rekonstruksi digelar oleh Polrestabes Makassar bersama Polda Sulsel dan Kejari Makassar.

Rekonstruksi dihadiri langsung oleh Kasi Pidum Kejakaan Negeri Makassar, Asrini As’ad untuk melengkapi berkas penyidikan.

Reka ulang diawali dengan adegan di rumah Rachmawaty yang diperagakan oleh tersangka pembunuhan Najamuddin Sewang.

Awalnya mantan Kasatpol PP Kota Makassar itu memakai kaos hitam.

Pada saat reka ulang, adegan Iqbal masuk rumah Rachmawaty, anggota polisi memberikan Iqbal baju orange atau baju tahanan.

Iqbal terus menunduk. Iqbal beberapa kali ditegur oleh anggota polisi agar mengangkat pandangannya untuk bisa menghadap kamera tim Inafis Polri.

Rachmawaty sesekali mengintip adegan Iqbal dan polisi yang menggelar rekonstruksi pembunuhan Pegawai Dishub Makassar tersebut.

Adegan demi adegan diperagakan tersangka Iqbal. Adegan dimulai dengan mengetuk jendela rumah Rachmawaty.

Dalam adegan reka ulang tersebut, Iqbal mengetuk jendela ruang tamu, kemudian dia berpindah ke pintu depan, lalu menuju ke jendela Rachmawaty.

Dalam gelar rekonstruksi kasus pembunuhan Najamuddin Sewang yang diotaki Iqbal ini, tim dari kepolisian dan kejaksaan hadirkan beberapa pelaku lain dan saksi.

Tersangka atau pelaku yang terlihat hadir dalam rekonstruksi ini selain Iqbal, M Asri dan Akmal, juga ada saksi lainnya.

Diketahui, Najamuddin Sewang tewas ditembak di Jl Danau Tanjung Bunga Makassar, pada 3 April 2022 lalu.

Polisi menangkap lima orang pelaku, termasuk eks Kepala Satpol Makassar Iqbal Asnan yang merupakan otak pembunuhan.

Polisi menyebut kasus pembunuhan itu bermotif asmara. Iqbal, Najamuddin dan Rachmawaty terlibat cinta segitiga.

Rachmawaty merupakan janda yang menjabat sebagai kepala seksi (kasi) di Disnas Perhubungan Makassar.

Iqbal menyewa oknum polisi untuk menghabisi nyawa Najamuddin. Iqbal membayar oknum tersebut senilai Rp85 juta. (jay/upeks)