Demo Ricuh di Depan Patung Kuda, Kapolsek Gambir Terinjak-injak Massa, Luka di Leher dan Lengan

Demo di sekitar Patung Kuda Jakarta Pusat berakhir ricuh (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kapolsek Gambir Kompol Rango Siregar terinjak-injak massa saat demo ricuh di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (23/5) oleh mahasiswa Muhammadiyah.

“(Kapolsek Gambir) lagi dirawat di RS, sedang pemeriksaan, ada cedera di leher dan lengan,” ujar Wakapolres Jakpus AKBP Koes Setyo kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).

AKBP Koes mengatakan saat ini Kompol Rango sedang diperiksa oleh dokter rumah sakit. Rango akan di-rontgen untuk diketahui lebih lanjut terkait luka yang dideritanya.

“Leher dan lengan kanan, saat ini lagi akan dilakukan pemeriksaan rontgen,” ucapnya.


Selain Kompol Rango, Koes mengatakan, ada dua anggota lain yang terinjak massa.

Mereka adalah Ipda Waluyo Kasubnit Dalmas Polsek Gambir dan Bripda Renaldy Ambarita. Keduanya juga sedang dirawat di rumah sakit.

“Ipda Waluyo luka dan memar bagian pinggang saat ini rawat inap. Bripda Renaldy Ambarita luka memar di bagian lutut,” jelas Koes.

Sebelumnya, massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) beberapa kampus Muhammadiyah di Patung Kuda, Jakarta Pusat, dibubarkan paksa.

Demonstrasi dibubarkan karena massa mencoba menerobos barisan petugas.

Massa BEM perguruan tinggi Muhammadiyah dibubarkan polisi sekitar pukul 17.15 WIB di Patung Kuda, Jumat (20/5/2022).

Sejumlah mahasiswa ditangkap petugas dan dibawa ke mobil polisi.

Massa terlibat aksi saling dorong dengan petugas. Massa mencoba menerobos barikade polisi untuk berdemonstrasi di bawah JPO. (ral/pojoksatu)