Fahri Hamzah Dislepet Adian Napitupulu: Saya tidak Pernah Usil dan Mengkritik Fahri saat Menikmati Kursi DPR

Adian Napitupulu. Foto JPNN
Adian Napitupulu. Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu membalas pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah.


Adian Napitupulu lantas mengingatkan Fahri Hamzah agar tak usah usil dengan menyenggol atau mencampuri urusan orang lain.

Bahkan, Adian sama sekali tak pernah menyenggol Fahri Hamzah selama duduk di parlemen dari 2004 sampai 2019.


Adian juga menyebutkan dirinya selama ini tidak pernah mempermasalahkan pandangan politik Fahri Hamzah.

Karena itu, Adian cukup menyesalkan Fahri Hamzah malah menyeggol dirinya dan kawan seperjuangannya Budiman Sudjatmiko.

BACA: Fahri Hamzah Menyenggol, Langsung Dibalas Adian Napitupulu, Isinya Menohok Banget

Hal tersebut disampaikan Adian Napitupulu merespon tweet Fahri Hamzah yang terkesan menyenggol dirinya.

“Walau demikian, toh saya tidak pernah usil mengkritik dan mempertanyakan pilihan politik masing-masing orang,” kata Adrian dalam keteranganna, Jumat (Jumat (13/5/2022).

“Termasuk mengkritik Fahri yang saat itu sedang menikmati kursinya sebagai anggota DPR RI,” sambungnya.

Menurutnya, ketika dirinya dan rekan-rekannya masih masih di jalanan, Fahri Hamzah sudah menjadi staf ahli di MPR.

Fahri sudah menjadi anggota DPR pada 2004, sementara Adian dan kawan seperjuangan masih dipukuli dan ditangkapi.

Pada 2008, kantor pengacara Adian dipasangi garis polisi, dirinya dikejar hingga menjadi gelandangan.

Ia berkeliling dari kota ke kota, lalu menjadi pengumpul trolly di berbagai pusat belanja negara orang.

Pada 2010 Adian mengaku dipukuli hingga babak belur oleh belasan polisi di Pengadilan Jakarta Pusat.

“Fahri, kita beda pilihan, beda jalan dan yang saya pilih adalah jalan yang sulit, menyakitkan dan tidak menyenangkan,” tuturnya.

Sebelumnya, Fahri Hamzah menyampaikan pesan kepada dua politikus PDIP Adian Napitupulu dan Budiman Sudjatmiko.

Fahri menyampaikan pesan itu lewat twitnya saat mengomentari sebuah unggahan foto kebersamaan kedua aktivis 98 tersebut.

Tweet itu ditulis oleh Fahri Hamzah, melalui akunnya di Twitter, pada Minggu (8/5/2022).

Ada enam pesan yang disampaikan Fahri Hamzah selaku sesama eks aktivis 98 itu kepada kedua tokoh tersebut.

“Pesanku pada generasi ku: Jangan biarkan kebebasan terancam. Jangan biarkan rakyat sakit dan menderita. Jangan biarkan penguasa menganiaya,”

“Jangan biarkan pengusaha mengatur Negara. Jangan jadi corong penguasa! Bantu dan lindungi mahasiswa dan oposisi!”

Sayangnya, dalam unggahan itu Fahri tak menjelaskan lebih lanjut alasan dan latar belakang cuitannya itu. (muf/pojoksatu)