Uang THR Dinilai Sebagai Awal Investasi Bodong, Pengacara Habib Rizieq Beri Komentar Keras

Aziz Yanuar.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Setiap momen lebaran atau Hari Raya Idul Fitri anak-anak akan mendapatkan uang pemberian atau THR dari kerabatnya.


Uang THR yang kebanyakan disimpan anak-anak kepada orang tuanya kini menjadi polemik di tengah masyarakat.

Banyak pihak yang menilai uang yang dititipkan kepada orang tuanya itu sebanarnya mengajarkan sang anak perihal investasi bodong.


Namun ada juga pihak yang beranggapan, uang yang dititipkan kepada orang tuanya itu justru mengajari sang anak cara berinvestasi yang paling berharga.

“Nitip duit ke orang tua dari kecil justru investasi paling berharga karena sedari kecil belajar berbakti sama orang tua,” kata pengacara Habib Rizieq, Aziz Yanuar kepada pojoksatu.id, Jumat (6/5/2022).

Aziz Yanuar menilai, tuduhan anak-anak yang menitipkan uangnya kepada orang tuanya itu, janganlah dikaitkan mengajari anak terhadap investasi bodong.

Pasalnya hal tersebut sangatlah tak etis bila anak-anak yang belum faham perihal investasi bodong justru malah dikait-kaitkan menitipkan uang ke orang tua disebut merupakan investasi bodong.

“Bukan jadi bajingan sama orang tua dengan bercanda investsi bodong-bodong begitu,” sindirnya.

Sebelumnya viral uang THR yang didapatkan anak-anak dititipkan ke orang tua dinilai sebagai awal anak-anak pertama kali mengenal investasi bodong.

Kehadiran amplop THR juga bisa menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mulai mengajarkan manajemen keuangan kepada anak-anaknya.

Namun, tak jarang hal sebaliknya lebih banyak ditemui, seperti ondisi di mana orang tua menawarkan untuk mengelola THR anak, tetapi dana yang dikelola terpakai untuk urusan lain. (fir/pojoksatu)