Kronologi Remaja Geber Motor Depan Masjid saat Salat Idul Fitri di Cianjur, Bernyali Usai Pesta Miras, Hilang Nyali Usai Viral

2 ABG geber-geber motor depan masjid saat akan menggelar salat Idul Fitri di Cianjur yang viral di media sosial

POJOKSATU.id, CIANJUR – Dua remaja geber-geber motor depan masjid Al Furqon di Cianjur saat akan menggelar salat Idul Fitri 1443 Hijriyah sudah ditangkap Polres Cianjur.


Keduanya ternyata adalah ABG berusi 17 dan 15 tahun. Sayangnya, polisi enggan membeberkan identitas ABG yang videonya viral di media sosial itu.

“Karena keduanya juga masih anak di bawah umur,” terang Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, Kamis (5/5/2022).


Doni menekankan, peristiwa yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial itu sama sekali tak ada kaitannya dengan isu SARA.

“Tidak ada kaitan dengan SARA. Karena pemicunya terjadi bukan di masjid tersebut, tapi di lokasi lain,” tekan Doni.

BACA: Sudah Ditangkap, Remaja Geber Motor Depan Masjid saat Salat Idul Fitri di Cianjur Ternyata ABG Mabuk

Diceritakan Doni, peristiwa itu bermula saat keduanya usai menggelar pesta miras di Kampung Leles, Kecamatan Karangtengah.

Sekitar pukul 05.30, kedua pelaku lantas mengendarai sepeda motornya dalam kondisi mabuk.

“Lalu ada insiden senggolan dengan salah satu jamaah yang akan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Al Furqon,” jelasnya.

Dari insiden itu, kedua pelaku tak terima dan terus memprovokasi jamaah yang hendak melakukan salat Idul Fitri.

“Sampai akhirnya jamaah tersebut masuk ke dalam masjid,” kata Doni.

BACA: Viral Video Polisi Marah Digetok Harga Air Mineral Rp7.000 di Puncak : Kamu ke Polisi aja Getok Harga!

Akan tetapi, kedua ABG itu tetap tak terima emosi sehingga membuat kegaduhan di depan masjid.

“Jadi pelaku bolak-balik sambil menggeber-geberkan knalpot bising motornya, persis seperti dalam video yang viral,” jelasnya.

Saat itu, sejumlah jamaah yang kesal dengan ulah pelaku sempat mengadang dan mencoba menangkap. Tapi, keduanya kabur.

Kedua pelaku itu juga tidak menyadari bahwa aksinya terekam video kamera CCTV.

Setelah viral, pelaku mengganti sejumlah sparepart motor. Yang awalnya putih hitam, jadi putih semuanya.

BACA: Kronologi Pengendara Moge Pukul Warga Pakai Pistol di Ciledug, Mau Menyerahkan Diri atau Ditangkap?

Hal itu dilakukan pelaku untuk mengaburkan jejak dan sulit dideteksi.

“Plat nomor juga dipasang dan knalpot bisingnya diganti standar,” beber Doni.

Selain itu, kedua pelaku juga sempat bersembunyi setelah mengetahui aksinya viral di media sosial dan dikejam publik.

“Pelaku dua hari ini bersembunyi di rumah saudaranya. Tapi tetap bisa kita lacak,” ungkap Doni Hermawan. (ruh/pojoksatu)