Kronologis Keracunan Makanan Bukber di Solo, Gejalanya Terasa Keesokan Hari

Ambulans sibuk mengavuasi korban keracunan makanan bukber di Solo, Minggu (1/5). Foto: Twitter @joglosemarnews
Ambulans sibuk mengavuasi korban keracunan makanan bukber di Solo, Minggu (1/5). Foto: Twitter @joglosemarnews

POJOKSATU.ID, SOLO – Puluhan warga Kampung Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah mengalami gejala keracunan pada Minggu (1/5), sehari setelah buka puasa bersama (bukber).


Mereka bahkan sudah sempat diperiksa lalu dibolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Namun pada Minggu sore gejalanya makin parah sehingga dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 49 warga Kampung Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, menjadi korban keracunan massal usai bukber di masjid setempat.


Keracunan massal itu terjadi di Pucangsawit RT 001 RW 001 setelah buka bersama di masjid setempat, Sabtu (1/5/2022) petang.

Selanjutnya pada Minggu (1/5/2022), ada sekitar 49 mengalami gejala keracunan seperti muntah, mual dan pusing dilarikan di Rumah Sakit Peduli Solo dan Rumah Sakit Moewardi Kota Solo.

Namun pada Minggu sore, dari 48 orang sudah kembali ke rumah masing-masing dan 1 warga dirawat Rumah Sakit Moewardi.

“Dari informasi didapat kejadian kemarin pas buka bersama, namun gejala baru hari ini. Untuk jumlah yang keracunan belum tahu pasti, masih dicari validnya,” ungkap anggota SAR Rajawali Merah Putih, Luthfi Ahmad Rifai, dikutip Pojoksatu.id dari Joglosemarnews, Minggu (1/5).

Kabarnya, dari kejadian tersebut ada korban yang meninggal dunia.

Hanya saja yang bersangkutan sebelumnya sudah menderita sakit terlebih dahulu sebelum mengonsumsi hidangan buka bersama tersebut.

Saat ini ambulans-ambulans juga berjaga di kawasan rumah warga yang mengalami dugaan keracunan.(fat/pojoksatu)