Penyebab Pemudik Rebutan Bus di Terminal Bekasi yang Viral, Ternyata Imbas One Way

Video viral pemudik berebutan naik bus di Terminal Bekasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Video para pemudik Lebaran 2022 berubut bus di Terminal Bekasi viral di media sosial, Jumat (29/4/2022) siang.

Dalam video itu, terlihat puluhan pemudik langsung menyerbu bus yang baru saja datang.

Bahkan, saat bus belum berhenti sepenuhnya, para pemudik langsung merangsek dan berebut mendekati pintu bus.

Saat pintu depan bus dibuka, spontan puluhan pemudik itu langsung berebutan masuk melalui pintu bus.


Bukan hanya berebutan, para pemudik itu juga saling berdesak-desakan agar bisa mendapatkan tempat duduk untuk pulang ke kampung halaman.

BACA: Blokir Akses Tol Gara-gara One Way, Kakorlantas Langsung Peringati Warga, Keras!!

Seorang kondektur bus yang berada di pintu bus bahkan sampai mengingatkan para pemudik agar tertib.

“Sabar…sabar…bahaya. Satu..satu…. Sabar…sabar…” ucap kondektur itu.

Namun imbauan kondektur bus itu tak digubris para pemudik yang masih terus berebutan dan berdesakan agar bisa masuk ke dalam bus.

“Pintu belakang jangan dibukain. Kebagian,”

“Awas, sabar…sabar. Ati-ati…ati-ati,” sambung sang kondektur sembari membantu penumpang membawa barang bawaannya.

BACA: Imbas One Way Jadi Penyebab Warga Blokir Jalan Tol Cipularang, Siapa yang Gak Marah Harus Nunggu 12 Jam!

Hal yang sama juga terjadi ketika satu bus lainnya tiba. Para pemudik langsung menyerbu.

Bahkan di video itu juga terlihat seorang bapak menggendong anaknya yang menangis karena ikut berebutan naik bus.

Kabid Angkutan Umum Dishub Kota Bekasi, Erwin menyatakan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Kepala Terminal Bekasi.

Setelah dilakukan pengaturan, akhirnya suasana bisa lebih dikendalikan.

“Tadi sempat ada keterlambatan bus yang masuk ke terminal dikarenakan kemacetan untuk kembali ke terminal Bekasi,” ungkap Erwin.

BACA: Kesal Jalanan Macet Total, Warga Blokir Jalan Tol Cipularang, Polisi: Diatur Aja Macet, Gimana Gak Diatur

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya telah menyiapkan sejumlah bus bantuan bagi para pemudik apabila terjadi lonjakan signifikan.

Namun Erwin memastikan, kondisi sampai saat ini masih bisa diatasi dengan armada bus reguler.

Sementara, salah seorang pekersa PO Bus Budiman, Nandang menyebut, penumpukan penumpang di Terminal Bekasi terjadi sejak kemarin malam.

“Dari malam, semalam, iya sudah (ada yang menginap),” tutur Nandang dikutip dari detikcom.

Ia menyatakan, keterlambatan bus diakibatkan sistem one way di tol sehingga bus yang mengarah ke Bekasi tersendat di Cileunyi hingga Karawang.

“Jadi dari selatan itu dari Tasik, Banjar, Ciamis, Pangandaran tersendatnya di Karawang, Dawuan, sama di Cileunyi, arus mudik tumpah semua. One way bisa, numpuk semua,” ungkap dia. (ruh/pojoksatu)