4.800 Kendaraan Melintas Per Jam di Jalur Selatan Nagreg, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

Kepadatan kendaraan yang melintas di Nagreg pada Jumat (29/4/2022) sore atau H-3 mencapai 4.800 kendaraan per jam. Foto: Arief/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, NAGREG- Arus lalulintas saat mudik lebaran tahun 2022 di jalur selatan Jawa Barat, tepatnya di Nagreg Kabupaten Bandung, Jumat 29 April sore, pukul 17.30 wib terpantau padat merayap.

Kepadatan arus lalulintas di jalur lintas Selatan Nagreg Kabupaten Bandung, kembali terjadi jelang berbuka puasa.

Selain meningkatnya jumlah kendaraan yang melalui Nagreg menuju Tasikmalaya maupun Garut, kepadatan dan antrian akibat adanya penutupan arus lalulintas oleh pihak kepolisian di Cikaledong Nagreg Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kabupaten Bandung Isnuri mengatakan, penutupan arus lalulintas yang datang dari Nagreg merupakan upaya untuk membantu pergerakan one way yang dilakukan Polres Garut di jalur Limbangan – Malangbong – Gentong.


“Jadi sudah beberapa kali one way di Limbangan. Sebelumnya prioritas kendaraan dari arah Nagreg. Kemudian sore ini kendaraan dari arah Gentong – Malangbong menuju Lingkar Nagreg atau Garut. Ini untuk membantu mengurangi beban di Limbangan – Gentong,”ucapnya di Nagreg, Jumat sore.

Sistem buka tutup yang dilakukan pihak kepolisian di Nagreg, diakui Isnuri bahwa otomatis beban kepadatan arus lalulintas yang menuju Gentong Tasikmalaya, akan berkurang. Sehingga petugas terkait di Gentong dapat dengan leluasa memberlakukan one way.

Isnuri juga mengatakan, hingga pukul 16.00 Wib Jumat (29/4/2022), ada peningkatan jumlah kendaraan yang melewati Nagreg sekitar 26,14 persen, bila dibandingkan dengan H min 4 kemarin.

“Sampai pukul 16.00 Wib, di H min 3 kendaraan yang melintas di Nagreg menuju Timur sebanyak 76.224 kendaraan atau naik 26,14 persen bila di bandingkan H min 4 sekitar 50.081 kendaraan,”jelas dia.

Dishub Kabupaten Bandung juga mencatat, pada H min 3 sekitar 4800 kendaraan melintas per jamnya di Nagreg.

(rif/pojoksatu)