Puncak Mudik Mulai Besok hingga Minggu, Namun Porter Stasiun Pasar Senen Sudah Panen Duluan, Ini Ceritanya

Porter di Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat (mufit)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Porter Stasiun KA Pasar Senen, Jakarta Pusat, sudah panen uang atau cuan beberapa hari ini disebabkan padatnya penumpang. Padahal puncak arus Mudik diprediksi baru terjadi besok hingga Minggu.

Mudik Lebaran 1443 H atau tahun 2022 ini menjadi berkah bagi para porter di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Pasalnya, lebih dari dua tahun mereka tidak ada aktivitas mudik karena pandemi Covid-19.

Salah satu porter bernama Husaini mengaku senang karena pemerintah kembali izinkan mudik lebaran.


“Kami para poreter senang. Alhamdulillah peningkatan penghasilan,” ucapnya.

Ia mengatakan, sejauh ini para pemudik di Stasiun Pasar Senen setiap hari mengalami peningkatan.

“Setiap harinya penumpang kereta yang ingin mudik terus bertambah,” ungkapnya.

Husaini pun turut mendoakan para pemudik selamat sampai tujuan.

“Kita juga berharap para penumpang selamat sampai tujuan, lebaran di kampung halaman berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Husaini juga berharap pandemi Covid-19 lekas pulih dan situasi ekonomi Indonesia kembali normal.

“Kita terus berdoa mudah-mudahan kasus Covid-19 cepat teratasi dan ekonomi kembali normal seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, H-6 lebaran Idul Fitri, tercatat 16.600 penumpang sudah diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen.

Kepala Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa mengatakan, jumlah tersebut tercatat sampai pagi tadi.

“Volume penumpang berangkat sebanyak 16.600,” kata Eva dalam keterangannya diterima Pojoksatu.id, Selasa (26/4/2022).

Ia menyebutkan, jumlah tersebut 81 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 20.500.

Sedangkan untuk keberangkatan pada hari sebelumnya atau Senin (25/4/2022).

Itu sebanyak 15.100 atau 74 persen dari total tempat duduk yang tersedia sebanyak 20.500 unit.

Eva pun memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 27 April- 1 Mei 2022.

“Sekarang belum puncak arus mudik,” ungkapnya.

Pantauan Pojoksatu.id, warga yang hendak mudik tampak berdatangan dari dua pintu stasiun.

Salah satu penumpang bernama Lailatul Mardlatillah mengaku, sengaja melakukan mudik lebih awal.

Pasalnya, wanita berusia 26 tahun itu ingin cepat sampai kepada kampung halaman.

“Sudah dua tahun saya tidak mudik bang, makanya cepat-cepat mudik karena sudah kangen sama keluarga dan kampung halaman,” ujarnya. (muf/pojoksatu)