Ternyata Gerakannya Mantap, Janda Polisi Rachmawaty Bikin Kasatpol PP Gelap Mata

Rachmawaty, janda polisi yang juga Kasi di Dishub Kota Makassar.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sudah seminggu lebih janda cantik Rachmawaty jadi perbincangan ramai. Masa lalu janda polisi itu pun diungkap ke publik.

Rachmawaty disebut terlibat cinta segitiga dengan Kasatpol PP Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan dan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Najamuddin Sewang.

Perempuan yang akrab disapa Rachma itu merupakan mantan istri polisi. Ia memiliki seorang anak perempuan.

Pejabat eselon IV (kepala seksi) Dishub Kota Makassar itu merupakan tokoh sentral di balik perseteruan antaran Iqbal Asnan dan Najamuddin Sewang.


Puncaknya, Iqbal Asnan gelap mata. Ia menyewa oknum polisi dengan bayaran Rp85 juta untuk menghabisi nyawa Najamuddin.

BACA: Fakta Baru Rachmawaty Janda Dishub Makassar Ternyata Pernah Bawa Nama Indonesia ke Kancah Internasional

Najamuddin ditembak saat melintas di pertigaan Masjid Chang Hoo, Jalan Danau Tanjung Bunga, Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar pada Minggu, 3 April 2022.

Polisi sudah menetapkan lima orang tersangka kasus pembunuhan Najamuddin Sewang.

Kasatpol Iqbal Asnan merupakan otak pembunuhan tersebut. Dia sudah dicopot dari jabatannya.

Polisi menyebut motif pembunuhan karena cinta segitiga antara Najamuddin Sewang, Iqbal Asnan, dan Rachmawaty.

Selain cantik, janda Rachmawaty juga ternyata memiliki segudang prestasi olahraga.

Dia pernah menjadi atlet karate andalan Sulawesi Selatan dan juga Indonesia.

Selama menjadi karetaka, Rahma turun pada nomor Kata Beregu Putri. Atau dikenal sebagai nomor seni dalam olahraga tersebut.

Dalam karate, ‘kata’ merupakan serangkaian gerakan menyerang, menangkis, dan mengunci.

‘Kata’ bukan sekadar gerakan jurus, melainkan ada unsur keindahan gerak.

“Rahma ini biasanya turun pada nomor Kata Beregu Putri,” kata mantan pengurus KONI Sulsel yang enggan disebutkan namanya kepada JPNN.com, Minggu (24/4).

Rachma pernah mempersembahkan medali perak hingga emas dari berbagai kejuaraan karate.

Terakhir, Rachma mendulang medali perak saat berlaga di PON Palembang 2004.

“Kalau pada kejuaraan single event khusus kejurnas Karate, open turnamen, dia pernah meraih medali emas. Terakhir dia dapat medali perak di PON Palembang,” tambahnya.

Polrestabes Makassar telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pembunuhan Najamuddin Sewang. Di antaranya Iqbal Asnan (IA), SH, SA, DC, dan SL. Dua nama terakhir merupakan anggota Polri.

“Empat tersangka lainnya ikut membantu Iqbal Asnan. Ada yang berperan menggambar dan eksekutor,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto.

Barang bukti yang diamankan, yakni uang Rp 85 juta dalam tas hitam, kendaraan roda dua, rekaman CCTV.

Ada juga senjata api serta 53 butir peluru kaliber 38 mm, kaliber 32 mm, tiga selongsong peluru airsoft, dan satu proyektil peluru yang sudah dikeluarkan dari dalam tubuh korban. (one/pojoksatu)