Dibongkar Masinton PDIP, Minyak Goreng Dibikin Langka dan Mahal untuk Biayai Penudaan Pemilu 2024 dan Bayar Sidang MPR

Politisi PDIP Masinton Pasaribu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu mengungkap, kelangkaan dan mahalnya minyak goreng tidak lepas dari wacana penundaan Pemilu 2024.

Ia mengungkap, bahwa kasus korupsi pemberian fasilitas minyak goreng di Kementerian Perdagangan (Kemendag) diduga terkait pengumpulan dana untuk membayar penundaan Pemilu 2024.

Masinton bahkan mengaku miliki informasi tersebut dan berharap itu bisa digunakan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas kasus yang menyeret anak buah Mendag M Lutfi itu.

“Saya ada informasi menyampaikan bahwa dia memberikan sinyalemen, menduga bahwa sebagian dari kelangkaan minyak goreng dan kemudian harganya dibikin mahal serta mereka mengutamakan ekspor karena kebutuhan fundraising. Untuk memelihara dan menunda pemilu,” ungkap Masinton, Sabtu (23/4/2022).


Politisi PDIP ini juga mengungkap, oligarki kapital atau kaum pemodal sedang merasa sangat nyaman dengan kondisi saat ini.

BACA: Puan Desak Kejagung Tangkap Mafia Minyak Goreng Lainnya, Nama Mendag Luthfi Disebut-sebut

Sebab, kaum pemodal itu sangat mudah memuluskan keinginan untuk penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Yang perlu mereka lakukan hanya menyiapkan uang dan meninggalkan parpol yang menyatakan penolakan Pemilu 2024.