Razia Rutan Bandung Malam-malam, Petugas Temukan Benda-benda Haram

Petugas gabungan menunjukkan berbagai benda haram yang ditemukan di dalam kamar tahanan di Rutan Klas I Bandung dalam razia pada Kamis (21/4/2022) malam. Foto: Arief/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, BANDUNG – Petugas Gabungan dari TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta petugas Rutan Klas I Bandung, melakukan razia ke blok hunian warga binaan.

Razia yang digelar pada Kamis (21/4/2022) pukul 20.30 WIB itu baru berakhir pukul 21.30 WIB.

Hasilnya, petugas gabungan menemukan sejumlah benda-benda haram dimiliki napi dan berada di kamar tahanan napi.

Kepala Rutan (Karutan) Klas I Bandung Riko Stiven menyatakan, berbagai benda haram itu masuk kategori berbahaya.


“Tetap berbahaya. Seperti gunting kuku, korek dimodifikasi. Handphone kebetulan tidak ada,” jelas Riko usai razia.

Riko menambahkan, selain benda-benda tersebut, ditemukan juga alat masak yang dibuat warga binaan dari kaleng bekas, botol air mineral, serta kabel-kabel listrik.

“Ada kabel, alat masak modifikasi. Ini barang terkait yang menjadikan penyebab kebakaran. Alhamdulilah untuk narkoba tidak ada,” kata dia.

Riko menyatakan, seluruh penghuni kamar tahanan harus menjaga rumahnya.

“Masuknya barang seperti ini akan kita tindak lanjuti. Kami hanya menerima makanan yang masuk,” jelasnya.

Kendati demikian, Riko menyatakan para napi yang kedapatan memiliki benda-benda haram itu akan mendapatkan sanksi dan dilakukan pendataan.

“Sanksi ada. Masuk darimana, seperti apa. Kita akan tanyakan kepada penghuni.”

“Karena selama pandemi Covid-19 ini hanya makanan yang boleh masuk ke rutan, tidak ada barang-barang lainnya,” tandas Riko Stiven. (rif/pojoksatu)