Heboh Cinta Segitiga, Rachmawaty Sudah Sepekan Bolos Tak Masuk Kantor, Hanya Ini Komentar Kadishub Makassar

Sosok Rachmawaty Prilly yang membuat Kasatpol PP Kota Makassar gelap mata (ist)

POJOKSATU.id, MAKASSAR— Kasi Transportasi Publik Dishub Makassar Rachmawaty Prilly sudah sepekan bolos masuk kantor usai cinta segitiga dengan Najamuddin Sewang dan Kasatpol PP Iqbal Asnan heboh di publik.

Meski Rachmawaty Prilly tidak meminta izin untuk tidak masuk kerja atau boloso, namun Kadishub Makassar Iman Hud tidak mempermasalahkannya.

Kadishub Iman Hud kembali menegaskan tidak mempersoalkan jika Rachma tak masuk kantor tanpa izin.

Sebab kasus yang ikut melibatkan namanya sebagai wanita di cinta segitiga Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan dan korban penembakan maut Najamuddin Sewang sudah ramai diperbincangkan publik.


“Secara psikologis kita berikan kesempatan. Makanya tidak bisa juga kita mengatakan kamu itu perbuatan tidak benar,” kata Kadishub Makassar Iman Hud, Selasa (19/4/2022).

Baca Juga:

Ternyata Satu Pelaku Pembunuhan Kawan Karib Najamuddin Sewang di Dishub Makassar, Ini Bukti-buktinya

Kadishub malah mengaku memberikan kesempatan kepada Rachmawaty untuk menuntaskan masalahnya.

Hal ini terutama terkait upaya membantu kepolisian mengungkap kasus pembunuhan Najamuddin Sewang dengan tersangka Kasatpol PP Makassar non aktif Iqbal Asnan.

“Kita berikan keleluasaan, kita berikan izin untuk mendukung pihak yang berwajib mengungkap fakta peristiwa yang lagi marak kita dengarkan ini,” katanya.

Terkait dugaan Rachma melanggar aturan kepegawaian di kasus cinta segitiga itu, Iman menyerahkan sepenuhnya ke Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Makassar.

Penindakan sampai sanksi sudah diatur oleh BKPSDM Makassar.

“Tindakan secara kepegawaian kan tidak bisa. Ada BKD (BPKSDM) yang atur itu. Ada aturan kepegawaian bagaimana batas-batas seseorang dinonjobkan, diganti, dipecat, itu kan ada,” jelasnya.

Namun Kadishub Iman menambahkan jika proses kasus yang menyeret nama Kasi Transportasi Publik Rachmawaty Prilly Dishub Makassar berjalan cukup panjang, maka pihaknya akan menyarankan untuk cuti.

“Nanti kan kita lihat bagaimana akhirnya, ini kan masih proses yang panjang, dan tentu dia dianggap penyebab jadi kita berikan (kesempatan). Kalau perlu kita kasih kesempatan secara resmi untuk dikasih cuti,” katanya lagi.(ral/pojoksatu)