Eddy Soeparno Dilaporkan Ade Armando ke Polisi Malam-malam, PAN: Kok Seperti Tak Percaya Diri Lapor Polisi Diam-diam

Sekjen PAN Eddy Soeparno (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menegaskan partainya siap melawan kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid, yang melaporkan Sekjen PAN Eddy Soeparno ke polisi.

Ia mengatakan, PAN sama sekali tidak gentar dengan laporan yang dilayangkan Muannas Alaidid itu.

“Pada prinsipnya DPP PAN siap menghadapi somasi maupun laporan ke polisi, kita akan melawan,” kata Saleh kepada Pojoksatu.id, Rabu (20/4/2022).

Anggota Komisi IX DPR RI itu meyakini bahwa Eddy Soeparno sama sekali tidak melakukan tindakan hukum, seperti yang dituduhkan Muannas Alaidid.


“Karena kami yakin dan percaya saudaraku Sekjen PAN Eddy Soeparno tidak melakukan kesalahan apapun,” ujarnya.

Saleh juga mengaku heran dengan laporan kuasa hukum Ade Armando yang dilakukan diam-diam di malam hari dan baru dirilis esok harinya.

“Kok seperti tidak percaya diri melaporkan ke polisi diam-diam begitu dan malam hari,” ucapnya.

“Padahal kan sebelumnya sudah bicara somasi kemana-mana. Seperti antiklimaks saja” lanjutnya.

Di sisi lain Saleh menegaskan bahwa sebagai Anggota DPR RI, Eddy Soeparno mempunyai kewajiban untuk menyuarakan dan bersikap terhadap situasi yang terjadi di masyarakat.

Selanjutnya tindakan seorang Anggota DPR dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh pasal 224 UU MD3.

“Kami juga menolak pernyataan kuasa hukum Ade Armando yang menuding seakan anggota DPR bertindak seenaknya karena memiliki hak imunitas,” tuturnya.

“Tudingan itu bakal menyinggung banyak anggota legislatif lainnya kalau tidak ditarik segera dan disertai permintaan maaf,” tandas Saleh.

Sebelumnya, kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid mengungkapkan alasan pihaknya melaporkan Eddy Soeparno ke Polda Metro Jaya.

Dia menyebutkan laporan tersebut dibuat lantaran tuduhan terhadap Ade Armando sebagai penista agama dilontarkan oleh seorang sekretaris partai.

“Parahnya tuduhan itu dilakukan oleh level sekjen partai. Kalau orang biasa, kami tidak ambil pusing apalagi kalau akun bodong,” kata Muannas saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (19/4).

“Karena tidak ada itikad baik, semalam rekan kami telah resmi melaporkan Sekjen PAN berkaitan dengan cuitannya itu,” lanjutnya. (muf/pojoksatu)