Dianggap Cerminkan Semangat Jihad Lawan Korupsi, Aliansi Santri Dukung Firli Maju Pilpres 2024

Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Nurul Ghufron (kanan), anggota Dewan Pengawas Indriyanto Seno Adji (kedua kiri) dan Sekjen Cahya Hardianto Harefa (kiri) memberikan keterangan pers mengenai hasil penilaian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Dari 1351 pegawai KPK, sebanyak 1274 peserta berhasil memenuhi syarat dan 75 peserta tidak memenuhi syarat sementara dua orang tidak mengikuti tes. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua KPK Firli Bahuri kembali mendapat dukungan untuk maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Kali ini deklarasi dukungan disampaikan oleh Aliansi Santri dan Alumni Pesantren se-Probolinggo, Jawa Timur.

Salim Khadafi, salah seorang inisiator deklarasi, menilai Firli sosok yang tegas dan berani yang akan mampu membebaskan Indonesia dari korupsi.

“Masalah kita saat ini bukan miskin sumber daya, masalah kita di mana-mana banyak korupsi,” kata Salim, Senin(17/4).


Salim menuturkan, korupsi telah membuat kekayaan sumber daya alam Indonesia tak sampai dinikmati masyarakat.

Korupsi juga telah membuat pembangunan di sejumlah daerah tak kunjung maju. “Nah, di korupsi membuat daerah ini jadi termiskin keempat se-Jatim,” ujarnya.

Tal hanya itu, kata Salim, masyarakat Probolinggo sebenarnya sudah lama mengendus dugaan praktik korupsi di lingkungan pemerintah setempat.

Bahkan mereka sering melaporkan dugaan tersebut ke lembaga penegak hukum, termasuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Namun, lanjutnya, baru belakangan ini kasus korupsi benar-benar diungkap, yakni oleh KPK di bawah pimpinan Firli Bahuri.

“Ini bukti nyata kalau Pak Firli bekerja untuk masyarakat, beliau tidak main-main terhadap koruptur,” tandasnya.

Atas penilaian tersebut, pihaknya tergerak mendukung Firli serta bertekad memperluas dukungan dengan mengajak para santri dan alumni pesantren untuk bergabung dalam satu barisan.

“Dimulai dari sini kita akan terus bergerak, sosialisasi gagasan Pak Firli, prestasi beliau dalam berantas korupsi,” ungkap Salim.

Ia yakin masyarakat dipastikan antusias menerima sosok Firli. Selain karena kinerjanya sudah terbukti, purnawirawan polisi bintang tiga itu juga dekat dengan budaya dan nilai-nilai yang diperjuangkan santri. “Beliau teladani semangat jihad santri untuk perangi korupsi,” pungkasnya.

(fir/pojoksatu)