Tudingan Grace Natalie Langsung Rontok, Relawan Anies: Justru Kita Bersimpati Kepada Ade Armando

Grace Natalie menjenguk Ade Armando di RS Siloam (instagram)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Tudingan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie terkait keterlibatan Relawan Anies dalam kasus pengeroyokan Ade Armando sekitar langsung rontok.

Itu setelah Ketua Koordinator elawan Aliansi Nasional untuk Indonesia Sejahtera (ANIES) La Ode Basir membantah tudingan Grace Natalie.

Ia menegaskan, bahwa tudingan Grace tidak benar.

Justru sebaliknya, relawan ANIES mengutuk keras dan bersimpati terkait pengeroyokan Ade Armando.


“Kita semua mengutuk dan bersimpati terhadap apa yang dialami oleh Bang Ade Armando terlepas dari motifnya,” kata La Ode, Jumat (15/4/2022).

Karena itu, dirinya meminta Grace Natalie tidak membuat pernyataan yang akan membuat bangsa terpecah belah.

“Orang-orang seperti ini sebenarnya adalah sumber masalah kohesivitas bangs, menuduh tanpa bukti dan data-data,” ungkapnya.

La Ode menilai, logika Grace Natalie sangat dangkal.

Pasalnya, argumentasi Grace hanya didasari oleh tangkapan layar percakapan sebuah WhatsApp Group (WAG).

Padahal, WAG yang mengaku sebagai relawan Anies itu juga tidak terkonfirmasi kebenarannya.

“Apa yang disampaikan oleh Grace Natalie yang hanya merujuk pada screenshot itu sangat tidak berdasar lah,” tuturnya.

“Sangat dangkal. Kalaupun Grace mengatakan dasarnya tangkapan layar itu, itu sangat dangkal ya. Tidak valid,” tandas La Ode.

Sebelumnya, Grace Natalie mengaitkan keterlibatan ada keterlibatan Relawan Anies dalam pengeroyokan Ade Armando.

Alasannya, karena potongan gambar berisi percakapan grup WhatsApp dengan nama Relawan Anies Apik 4 itu telah beredar di media sosial.

Isi percakapan itu memberitahukan kepada massa lain bahwa Ade Armando berada di lokasi demo di DPR.

Menurut Grace, jika itu benar, ia meyakini ada hubungan antara relawan Anies dengan penumpang gelap dalam demo oleh aliansi BEM SI tersebut.

“Beredar sebuah foto screenshot percakapan sebuah grup Whatsapp, dengan nama Relawan Anies Apik 4,” kata Grace dalam sebuah video yang diunggah kanal YouTube Cokro TV, Rabu (13/4).

“Salah satu anggota grup dengan wajah bukan mahasiswa, usianya saya perkirakan di atas 45 tahun,”

“Dia melaporkan kehadiran Ade Armando di aksi demo dan dia minta tolong agar informasi ini diteruskan ke massa aksi dengan tujuan agar massa menggeruduk Ade,”

“Jika benar pria ini adalah relawan Anies, maka percakapan ini menunjukkan ada hubungan antara relawan Anies Apik 4 dengan penumpang gelap aksi demo kemarin,” tambahnya. (muf/pojoksatu)