Polres Lombok Tengah harus Simak Baik-baik, Korban Begal tak Bisa jadi Tersangka, Ini yang Ngomong Pakar Hukum

Amaq Sinta, korban begal yang ditetapkan jadi tersangka pembunuh begal yang membegalnya oleh Polres Lombok Tengah. Foto JPNN

Selain itu, Polda NTB juga diminta menggandeng kejaksaan, tokoh masyarakat, dan pemuka agama untuk menentukan apakah korban begal layak diprose hukum atau tidak.

Legitimasi masyarakat itu, jelas Agus, diperlukan agar tidak mencederai rasa keadilan.

“Penegakan hukum yang tidak dapat legitimasi masyarakat mencederai rasa keadilan. Untuk apa ditegakkan?” tandasnya. (muf/pojoksatu)