Fakta Baru, Ternyata Keluarga Pembegal Amaq Sinta sempat Mau Nuntut, tapi Tiba-tiba Batal, Kenapa?

Amaq Sinta, korban begal yang ditetapkan jadi tersangka pembunuh begal yang membegalnya oleh Polres Lombok Tengah NTB. Foto: Radar Lombok

Mereka juga menerima kejadian itu sebagai musibah dan memakamkan pembegal tersebut di pemakaman di kampung halamannya.

“Korban (begal) telah dikuburkan di pemakaman umum Desa Beleka, kemarin,” jelasnya.

Untuk diketahui, pembegalan terhada Amaq Sinta itu terjadi pada Minggu (10/3/2022) sekitar pukul 01.30 di Dusun Bebile, Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur.

Saat itu, korban begal hendak mengantarkan makanan untuk ibunya di Lombok Timur.


Di tengah perjalanan, Amaq Sinta dihadang oleg 4 begal yakni Oky Wira Pratama (23), Pendi (30), Wahid (32) dan H (17).

BACA: Komisi III DPR Sudah Ngomong, Polisi yang Menetepkan Korban Begal Tersangka Harus Diberi Sanksi Berat

Pelaku Oky juga berkali-kali menyabetkan clurit kepada Amaq Sinta.

Terdesak, Amaq Sinta membalas dengan menusukkan pisua kecil sampai menewaskan Oky dan Pendi.