Tragis, Gadis di Cianjur Tewas Usai Rayakan Sweet Seventeen Pacar, Diduga Overdosis Minuman

Garis polisi
ilustrasi

“Baru dugaan overdosis akibat minuman atau keracunan makanan. Nanti akan dilakukan otopsi. Saya menunggu intruksi dari Polres Cianjur,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Agrabinta, Tedi Nugraha membenarkan pihaknya menerima pasien AP yang diantar orangtuanya.

“Betul, dirawat di sini. Kami menerima pasien dalam keadaan kritis. Namun tidak lama saat sedang dalam penanganan atau observasi, meninggal dunia,” kata Tedi.

Kemudian, Puskesmas Agrabinta menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dilakukan otopsi.


“Korban dibawa keluarganya untuk dilakukan otopsi ke RSUD Sayang Cianjur,” tandasnya. (byu/radarcianjur/pojoksatu)