Siswi SMP di Cianjur Tewas, Diduga Diperkosa Saat Ultah Pacar

Ilustrasi pembunuhan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Siswi SMP di Cianjur, Jawa Barat berinisial AP (16) tewas usai merayakan hari ulang tahun pacarnya, An (17).


AP diduga dicekoki minuman keras (miras), kemudian diperkosa dan meninggal dunia.

Petugas gabungan dari Polsek Tegalbulued Sukabumi bersama Polsek Agrabinta Cianjur, menciduk dua remaja yang diduga melakukan pesta miras di wilayah Tegalubulued.


Penangkapan dua remaja ini, dilakukan setelah AP, warga Desa Karangsari, Kecamatan Agrabinta Cianjur, ditemukan tewas pada Selasa (12/04) sore.

Korban AP tewas disinyalir dicekoki miras oleh pacar dan temannya saat mengadakan pesta ulang tahun di wilayah Tegalbuled.

BACA: Meninggal Saat Rayakan Ulang Tahun, Pacar Siswi SMP di Cianjur Ditangkap

Kapolsek Tegalbulued, AKP Deni Miharja kepada Radar Sukabumi (jaringan Pojoksatu.id) membenarkan kabar soal AP meninggal dunia usai melakukan pesta miras bersama pacar dan temannya di wilayah Tegalbuleud.

“Kalau untuk informasi lengkapnya, saya sendiri belum tahu. Sebab, hingga sekarang belum ada konfirmasi atau laporan secara resmi dari Polsek Agrabinta Cianjur, terkait kejadian itu,” ucap Deni, Rabu (13/04).

“Terlebih lagi, TKP meninggalnya berada di wilayah hukum Polsek Agrabinta,” tambah Deni.

Meski demikian, untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih dalam, petugas Polsek Tegalbulued, Polres Sukabumi bersama Polsek Agrabinta Cianjur mengamankan pacar dan teman korban AP.

Teman korban yang ditangkap berjenis kelamin perempuan. Dialah yang menjemput korban di rumahnya, kemudian pergi di wilayah Tegalbulued Sukabumi untuk merayakan ulang tahun pacar korban.

“Semalam sekitar pukul 00:00 WIB, saya sendiri bersama Polsek Agrabinta Cianjur, sudah mengamankan pacar korban dan temannya di Kampung Karanganyar, Desa/Tegalbulued,” ujarnya.

Keduanya diamankan polisi lantaran saat jenazah korban diperiksa, petugas medis dari Puskesmas menemukan luka pada bagian alat vital korban.

“Pacar dan teman korban sudah diamankan dan sekarang lagi dilakukan pemeriksaan di Polsek Agrabinta Cianjur,” ucapnya.

“Nanti dikembangkan apa saja yang dilakukan dan kejadian sebenarnya gimana. Nanti, jika sudah jelas akan kami informasikan kembali,” pungkasnya. (den/radarsukabumi)