Pelantikan Pengurus DPP AAI Dihadiri Ketua MPR, Sang Ketum Janji Akan Konsen ke Program Ini

Pelantikan Pengurus DPP AAI Dihadiri Ketua MPR

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) Palmer Situmorang resmi melantik kepengurusan masa bakti 2022 – 2027 di Flores Ballroom, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2022).

Dalam pelantikan itu dihadiri langsung oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Makbul Padmanegara.

Dalam kesempatan ini, Palmer mengatakan akan ada beberapa program yang menjadi konsennya, salah satunya program tersebut adalah mendaftarkan pengurus baru kepada Kementrian Hukum dan HAM.

“Tentunya pengurus ini akan kami laporkan langsung ke Kemenkumham, agar segera mendapatkan legalisasi yang jelas dari pemerintah. Karena saat ini yang masih terdaftar adalah ketua yang lama yakni Humprey Djemat sebagai Ketum dan Jhonson Panjaitan sebagai sekjen,” katanya.


Selain mendaftarkan kepengurusam baru ke Kemenkumham, ia juga berencana akan membangun database advokat yang selama ini berada dalam naungan AAI.

Hal itu tujuannya untuk untuk mengatahui berapa ratus atau ribu advokat yang berada di bawah naungan AAI.

“Selama ini kita hanya menggunakan kartu identitas bahkan hanya direktori yang terdaftar sejak 2005 lalu. Ini yang harus kami rapikan saat ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia juga menuturkan rencana yang paling utama adalah membangun lembaga bantuan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu atau membutuhkan.

Sebab Dirinya tidak mau mendengar jika AAI disebut sebagai organisasi yang mewah namun tidak memiliki kontribusi terhadap masyarakat yang tidak mampu.

“Nantinya posbakum ini akam kami dirikan di tiap-tiap daerah yang memiliki perwakilan AAI,” tegasnya.

Di lokasi yang sama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengucapkan selamat atas dilantiknya Palmer Situmorang dan seluruh pengurus lainnya.

“Pelantikan ini saya harap menjadi momentum bagi AAI untuk meneruskan kerja-kerja baiknya yang mulia dan terhormat, khususnya bagi masyarakay yang berjuang mencari keadilan,” kata Bamsoet.

Sementara Ketua Komisi Pengawas Pusat AAI Johnson Sotarduga Pandjaitan mengatakan, kedepannya AAI akan tampil sebagai civil society dan organisasi profesi untuk terlibat dalam politik hukum.

“Kita tidak hanya mengandalkan proses mitigasi di pengadilan tetapi akan akan terjun dalam soal-soal hukum yang strategis mengatur hajat hidup orang banyak. Tentu sekali lagi AAI akan kembali muncul sebagai kelompok profesi advocat guardian of konstitusi itu yang akan kita dorong dan itu jiwa dan pengalaman AAI,” ungkap Johnson.

(fir/pojoksatu)