Korban Begal jadi Tersangka Pembunuhan Begal, Begini Penjelasan Kapolres Lombok Tengah

Amaq Sinta, korban begal yang ditetapkan jadi tersangka pembunuh begal yang membegalnya oleh Polres Lombok Tengah NTB. Foto: Radar Lombok

Jika dianggap layak dengan saksi-saksi yang ada, maka akan dilakukan penangguhan penahanan dan Amaq Sinta juga sebagai korban begal sudah membuat laporan.

Kemudian dua begal yang menjadi rekan dari dua pelaku sudah meninggal, juga sudah diamankan.

“Dengan fakta yang ada dan saksi yang sudah kita periksa, akan kita lihat sesuai aturan yang ada. Kemudian kami akan laporkan ke atasan kami untuk mencari langkah selanjutnya,” tambahnya.

Berselang beberapa jam setelah aksi, Amaq Sinta akhirnya bisa keluar dari Polres Lombok Tengah karena penahanannya ditangguhkan.


Kabar penangguhan penahanan Amaq Sinta itu dibenarkan Kades Ganti, H. Acih.

BACA: Aneh, Korban Begal di Lombok Tengah jadi Tersangka Pembunuhan Begal, Wakapolres: Main Hakim Sendiri kan Dilarang

“Diberikan penangguhanan penahanan dan wajib lapor,” ungkap H. Acih.

Sementara, Kapolsek Praya Timur, Ipti Sayum membenarkan Amaq Sinta diberikan penangguhan penahanan, namun statusnya masih tersangka.