Firli Bahuri Disanjung Perkumpulan Nelayan, Pantas Ditakuti Para Koruptor

Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kanan) bersama Wakil Ketua Nurul Ghufron (kanan), anggota Dewan Pengawas Indriyanto Seno Adji (kedua kiri) dan Sekjen Cahya Hardianto Harefa (kiri) memberikan keterangan pers mengenai hasil penilaian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Dari 1351 pegawai KPK, sebanyak 1274 peserta berhasil memenuhi syarat dan 75 peserta tidak memenuhi syarat sementara dua orang tidak mengikuti tes. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

POJOKSATU.id, JAKARTA- Perkumpulan nelayan di Kecamatan Galesong Utara, Takalar, Sulawesi Selatan, merasa terharu dengan pernyataan dan sikap Ketua KPK Firli Bahuri.

Pasalnya, saat memperingati Hari Nelayan Nasional ke-62, purnawirawan polisi bintang tiga itu menyebut nelayan sebagai Pahlawan Ekonomi Devisa Samudera, juga Pahlawan Pertahanan dan Kedaulatan NKRI.

“Merinding saya Pak, baru kali ini ada pejabat yang mengerti perjuangan kami, mengerti nasib kami yang tiap hari sabung nyawa di laut,” kata Ketua Perkumpulan Nelayan Daeng Rapi, Jumat (8/4).

Dia tak menyangka Firli yang bukan punya latar belakang nelayan ternyata punya pemahaman serta perhatian besar terhadap kehidupan pelaut.


Bahkan Tekad Firli itu dinilai sebagai wujud untuk mengawal peningkatan kesejahteraan nelayan, berikut ancamannya terhadap koruptor pengusik kehidupan nelayan, telah membuat mereka merasa dihargai dan dilindungi.

“Karena kami di bawah tidak tahu apa-apa, cuma bisa kesal saja kalau dengar bantuan perahu atau alat tangkap dikorupsi,” ujarnya.

Dengan adanya pemihakan Ketua KPK, kata pria yang biasa melaut di perairan Desa Aeng Batu-Batu ini  ia berharap ke depan program pemerintah bagi nelayan lebih terasa manfaatnya juga tepat sasaran.

Apalalgi Firli ini merapakan sosok yang banyak ditakuti para koruptor.

“Saya dengar Pak Firli ini ditakuti koruptor, menteri kelautan kan beliau yang tangkap,” tegasnya.

Hal senada disampaikan nalayam lainnya, Rudi (39). Ia menilai ketegasan Firli dalam menindak koruptor akan membuat siapa pun yang berniat korupsi bantuan nelayan pasti ketakutan.

Apalagi selama ini Firli dianggap telah membuktikan sikapnya yang tak pandang bulu, seperti saat menangkap Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, juga Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.

“Cocok beliau ini semua ditangkap, tampak sekali kalau hati beliau ternyata buat rakyat macam kami ini,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, perhatian beserta sikap Firli yang menjadikan para nelayan pahlawan akan dikenang oleh seluruh nelayan di tanah air.

“Kami juga dukung beliau jadi presiden. Sudah jelas kemana berpihak,” tandasnya.

“Karena belum pernah ada sejarahnya nelayan disuarakan jadi pahlawan begini,” pungkasnya lagi.

(fir/pojoksatu)