Analisa Mengejutkan Pengamat, Terkait Pernyataan Jokowi Minta Menterinya Jangan Lagi Bahas Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengamat politik Pangi Syarwi Chinago menganalisa pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta menterinya tidak lagi membahas perpanjangan masa jabatan Presiden.

Menurutnya, pernyataan orang nomor satu di Indonesia itu kurang tegas.

“Kalau dilihat dari bahasanya kurang tegas, dia hanya meminta tidak ada lagi menteri yang bicara perpanjangan dan penundaan, makanya saya bilang tidak ada strong,” kata Pangi kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Seharusnya, lanjut Direktur Eksekutif VoxPol Center Research and Consulting itu Jokowi menegaskan kepada menterinya.


“Bahwa tidak ada lagi menteri yang membahas penundaan Pemilu dan perpanjang masa jabatan Presiden, dan Pemilu diselenggarakan sesuai jadwalnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara terkait wacana perpanjangan masa jabatan Presiden.

Ia meminta tidak ada lagi menteri-menteri yang berbicara mengenai hal tersebut.

“Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan mengenai penundaan atau perpanjangan,” kata Jokowi dikutip di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).

Jokowi juga meminta kepada para menteri untuk memiliki sensitifitas tinggi terhadap kesulitan yang tengah terjadi.

Menurutnya, para menteri juga harus bisa menjelaskan langkah apa saja yang telah diambil oleh pemerintah dalam menghadapi masalah tersebut dengan baik.

“Jelaskan situasi global yang sedang sangat sulit, sampaikan dalam bahasa rakyat dan langkah langkah yang sudah diambil pemerintah,” ucapnya.

(muf/pojoksatu)