Identitas Ojol Korban Pemukulan Pria Mengaku Polisi Terungkap, SIM dan STNK Dibawa Kabur

Video viral oknum polisi dua kali pukul helm driver ojol di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan mengatakan identitas driver ojek online yang dipukul oleh pria mengaku anggota polisi bernama Pajar Nurdiansyah.


Pajar mengaku kejadian itu terjadi Minggu 3 April 2022 sore sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Kedoya Raya, Jakarta Barat atau dekat Exit Tol Kebon Jeruk.

Saat itu, Pajar mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio putih dengan nomor polisi B3132BOM.


“Saudara Pajar menerangkan bahwa saat sedang mengantarkan paket, ada seorang pengendara sepeda motor merek Honda Vario warna merah yang nomor polisinya belum diketahui tepat berada disampingnya terjatuh dari motornya,” kata dia di Markas Polda Metro Jaya, Selasa 5 April 2022.

Pengemudi Vario merah yang terjatuh itu adalah pria yang mengaku anggota Korps Bhayangkara tersebut.

Pengendara sepeda motor yang terjatuh tersebut, menurut pengakuan Pajar kemudian memaki dirinya tanpa alasan yang jelas dan menyalahkannya karena bisa sampai terjatuh dari motor.

“Serta menjelaskan bahwa dirinya merupakan anggota Polri sambil mengeluarkan senjata api. Selanjutnya menurut saudara Pajar sambil memukul kepala dan meminta SIM (Surat Izin Mengemudi) serta STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) milik Pajar dan membawanya pergi,” kata dia.

Pajar pun mengaku memberikannya karena takut. Namun, dia mengikuti pria yang mengaku anggota Polri itu karena SIM dan STNK nya dibawa.

Selain itu, Pajar juga tidak yakin kalau pria itu anggota Korps Bhyangkara. Sebabnya karena perilakunya yang arogan itu.

“(Tidak yakin) Karena seragam coklat yang berada di dalam jaketnya berwarna coklat lebih muda dibandingkan dengan seragam coklat Polri pada umumnya dan sepatu yang digunakan merupakan sepatu pantofel selop serta kendaraan yang digunakannya tidak dilengkapi dengan nomor polisi,” kata dia lagi.

Sebelumnya diberitakan, Video driver ojol dipukul oleh oknum polisi viral di media sosial. Surat kendaraan dan SIM dibawa pergi polisi.

Video viral itu diunggah oleh akun Instagram @jktnews, Senin (4/4).

“Entah apa yang terjadi, diduga oknum polisi ini memukul kepala driver ojol,” tulis jktnewss, Selasa (5/4).

Dalam unggahan video berdurasi 2 menit 19 detik itu memperlihatkan polisi yang mengendarai motor meminta driver ojol meminggirkan motornya. Polisi jalan lebih dahulu ke tepi jalan.

“Polisi anggota,” ujar seorang pria yang merekam video ini.

Tampak driver ojol mendorong motornya ditemani pria lain berjaket ojol ke tepi jalan raya.

Saat sampai di pinggir jalan, pria memakai helm dan jas yang diduga oknum polisi ini menghampirinya.

Lalu ia mengatakan sesuatu sambil memukul kepala driver ojol yang masih memakai helm.

Sang oknum pun meminta STNK dan SIM pengendara ojol. Polisi ini tampak mengingatkan kepada driver ojol bahwa tindakannya membahayakan dirinya.

Onum polisi itu tampak dua kali memukul kepala driver ojol sambil memaki dengan kata-kata binatang. Setelah meminta STNK dan SIM, oknum polisi ini pergi.

(dhe/pojoksatu)