Demokrat Tolak Presiden 3 Periode, Haris Azhar dan Fatia Disinggung: Hentikan Upaya Manipulasi Suara Rakyat

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra

POJOKSATU.id, JAKARTA – Juru Bicara Demokrat Herzaky Mahendra menegaskan, Partai Demokrat tegas menolak wacana penundaan pemilu sekaligus perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Demokrat juga menagih janji pemerintah merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Sebab, UU ITE itu pula yang selama ini menjadi tameng untuk memenjarakan masyarakat.

Seperti contoh Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Faita Maulidiyanti.


Haris dan Fatia, disebut Herzaky dijadikan tersangka karena mengungkap peran Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Papua.

BACA: Demokrat Nggak Mau Tahu, Jokowi Pokoknya harus Lengser Tahun 2024, Sudah Mengarah Otoriter

“Janji pemerintah ingin merevisi UU ITE belum juga terwujud. Apa yang terjadi pada Haris Azhar dan Fatia merupakan contoh terbaru yang membuat masyarakat semakin takut untuk berpendapat,” ujar Herzaky dalam keterangannya, Selasa (5/4/2022).

Selain itu, Herzaky juga meminta para elit-elit pemerintah berhenti menggaungkan isu Presiden Jokowi 3 periode.