Uni Irma Cecar IDI soal Pemecatan dr Terawan karena Vaksin Nusantara: Kok Tidak Mendukung Produksi Dalam Negeri yang Dibuat Anak Bangsa?

Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago

Pemecatan dr Terawan itu tertuang dalam surat tertanggal 8 Februari 2022 Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pusat IDI.

Ada lima poin alasan pemecatan dr Terawan. Pertama, Terawan belum menyerahkan bukti telah menjalankan sanksi etik sesuai SK MKEK tanggal 12 Februari 2018 hingga saat ini.

Kedua, Terawan melakukan promosi kepada masyarakat luas tentang Vaksin Nusantara sebelum penelitian vaksin tersebut selesai.

Ketiga, Terawan bertindak sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia (PDSRKI).


Keempat, Terawan menerbitkan Surat Edaran (SE) pada 11 Desember 2021 yang berisi instruksi kepada seluruh ketua cabang dan anggota PDSKRI di seluruh Indonesia agar tidak merespons ataupun menghadiri acara PB IDI.

Kelima, Terawan mengajukan permohonan perpindahan keanggotaan dari IDI Cabang Jakarta Pusat ke IDI Cabang Jakarta Barat.

Salah satu syaratnya adalah mengisi form mutasi keanggotaan yang berisi pernyataan tentang menjalani sanksi organisasi dan/atau terkena sanksi IDI. (ruh/int/pojoksatu)