Rumah Kontrakan Terbakar di Meruyung, Bapak dan Anak Hangus Terpanggang, Istri Hamil Tua Luka Parah

Kebakaran Ilustrasi : Pixabay

POJOKSATU.id, DEPOK- Cekrok rumah tangga, Reza Firdaus dan istrinya Nina Handayani berujung petaka, peristiwa itu terjadi kontrakan di Jalan Mushola Al-Mardotilah, RT2/8 Kelurahan Meruyung, Limo Kota Depok, Sabtu 2 April 2022.

Kontrakan pasangan tersebut terbakar hingga mengakibatkan kematian.

Reza dan anaknya R, tewas terpanggang api diruang tengah kontrakan.

Sementara sang istri yang sedang hamil harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar.


Kebakaran hebat itu bermula, ketika suara pertengkaran di rumah pasangan yang kerap bertengkar tersebut.

Selepas pertengkaran, sekira pukul 22:30 WIB terdengar suara barang jatuh. Tak lama disusul kepulan api yang besar di kontrakan tersebut.

Warga yang mengetahui langsung membantu mendobrak pintu rumah yang terkunci. Akibat api yang membesar, warga dan pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.

Setelah sejam ditaklukan, Reza dan anak R sudah hangus terbakar api di ruangan tengah. Sang istri Nina Handayani menyelamatkan diri ke kamar mandi belakang dengan luka bakar.

“Kejadian pukul 22:30 WIB malam, ketika itu saya sudah hampir tidur. Tapi dengar suara barang jatuh saya terbangun dan liat keluar sudah banyak api diatap rumahnya,” ujar tetangga korban, Niken Ambarwati, Minggu (3/4).

Menurut keterangan Niken, sepasang suami istri ini kerap kali ribut tentang permasalahan rumah tangganya.

“Sebelum kejadian juga terdengar suara barang jatuh. Cuma saya tidak tahu karena sedang bertengkar atau memang sudah terbakar,” ucapnya.

Saksi mata lainnya, Royan Abdul Basit memaparkan, sepasang suami istri ini jarang bersosialisasi dengan tetangga.

“Mereka sudah tiga tahun tinggal disini, tapi memang jarang berkomunikasi, istrinya jarang keluar hanya anaknya saja yang suka main,” ujarnya.

Ketika kejadian, Royan turut ambil bagian dalam pertolongan pertama, Royan menuturkan ketika api sudah padam petugas pemadam kebakaran menemukan jasad dua orang yang terindentifikasi sebagai Reza Firdaus dan anaknya R, sudah hangus terbakar api di ruangan tengah.

“Istrinya Nina Handayani menyelamatkan diri ke kamar mandi belakang,” beber Royan.

Menurut Royan, ayah dan anak tidak bisa menyelamatkan diri dikarenakan sumber api berasal dari ruang tengah.

“Api itu dari ruang tengah, saya tidak tahu peyebabnya, yang pasti api dari ruang tengah dan ada motor disitu jadi apinya jadi besar disitu,” ujarnya.

Hingga kini penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak terkait. “Ya itu mah jadi urusan pihak berwenang saja, karena kami tidak tahu pastinya kenapa,” ujar Royan.

Sedangkan kondisi Nina Handayani yang sedang hamil besar masih dalam perawatan di Rumah Sakit Fatmawati. “Luka bakar kira-kira 60 persen lah, cukup parah juga,” tutur Royan.

Sedangkan jenazah Reza Firdaus dan R berada di rumah Sakit Kramat Jati untuk diproses lebih lanjut.

Ketika di konfirmasi kemungkinan penyebab kejadian adalah bunuh diri.

Kapolsek Cinere, Kompol Suparmin belum bisa memastikan lebih lanjut. “Saya belum bisa konfirmasi itu ya, karena masih dalam olah TKP, untuk dugaan sementara konsleting listrik,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos menuturkan, bangunan yang terbakar merupakan ruang gudang dengan luas 27 meter persegi. Untuk kerugian yang diderita mencapai Rp20 juta.

Dalam memadamkan api, pihaknya mengerahkan tiga mobil pemadam. Dua dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cinere dan satu dari UPT Bojongsari. “Kami terjunkan sekitar 25 personel Damkar,” tutupnya.

(dhe/pojoksatu/jpr)