Marah-marah, Bilang Hoax lalu Mangkir, KPK Ultimatum Andi Arief

Penjelasan Plt Juru Bicara KPK Soal Pemeriksaan Anggota DPRD Polman 2014-2019
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Dok. Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief agar kooperatif menghadiri pemanggilan berikutnya.

Itu setelah stafsus era Presiden SBY itu mangkir dari panggilan pemeriksaan pertama yang semestinya dilakukan kemarin, Senin (28/3/2022).

Andi Arief diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek dan perizinan yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud.

Juru bicara KPK Ali Fikri menyatakan, sikap kooperatif Andi Arief merupakan sebuah ketaatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.


“Kami mengingatkan kepada saksi ini untuk kooperatif hadir pada penjadwalan pemanggilan berikutnya,” tegas Ali Fikir, kepada wartawan, Selasa (29/3/2022).

BACA: Andi Arief Sebut Surat Panggilan KPK Hoax, KPK Langsung Ngegas

Ali Fikri juga memastikan, surat pemanggilan kedua akan dikirimkan lagi ke kediaman Andi Arief di Cipulir, Jakarta Selatan.

Ia menerangkan, keterangan Andi Arief dibutuhkan penyidik untuk mengungkap dugaan korupsi yang dilakukan Abdul Gafur Mas’ud yang juga merupakan kader Partai Demokrat itu.