Jozeph Paul Zhang dan Syaifuddin Ibrahim Masih Buron ke Luar Negeri, Reza Indragiri: Mari Kita Takar Objektivitas Daftar BNPT dan Tool Densus 88

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto JawaPos.com
Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel. Foto JawaPos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri mempertanyakan sikap tegas Polri yang sampai saat ini tak men-takedown akun youtube Jozeph Paul Zhang.

Jozeph Paul Zhang sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus penista agama. Namun hingga detik ini yang bersangkutan belum juga dijebloskan ke penjara.

“Yang jelas, YouTuber Channel Jozeph Paul Zhang masih aktif sampai sekarang. Dan tidak ada tanda-tanda dia bersiaran dari dalam ruang tahanan, misalnya,” kata Reza kepada pojoksatu.id, Senin (28/3/2022).

Reza lantas menunggu niat baik kerja Polri dalam hal ini Densus 88 dan BNPT perihal orang-orang yang diduga melakukan penistaan agama itu di masukkan ke daftar terorisme, seperti si Jozeph Paul Zhang dan Syaifuddin Ibrahim.


“Mari menantikan hasil kerja Polri mengamankan nama-nama (Jozeph Paul Zhang dan Syaifuddin Ibrahim) mari kita takar objektivitas daftar BNPT dan tool Densus 88. Semoga daftar dan tool itu benar-benar bisa dipastikan bermanfaat bagi Indonesia,” tegasnya.

Seperti diketahui, Mabes Polri telah menetapkan Joseph Paul Zhang sebagai tersangka kasus peinitaan agama dengan cara menghina Nabi Muhammad SAW.

Unsur pasal yang dikenakan terhadap tersangka yakni ujaran kebencian dalam UU ITE khususnya Pasal 28 ayat (2) dan juga pasal tentang penodaan agama yang ada di KUHP yakni Pasal 156 huruf a.

“Sudah tersangka (Joseph),” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Selasa (20/4/2021).

 

(fir/pojoksatu)