Menko Polhukam Mahfud MD Tanggapi Menantu Habib Rizieq Jadi Ketua Umum FPI

Menantu Habib Rizieq yaitu Habib Muhammad bin Husein Alatas (jpnn)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi diangkatnya menantu Habib Rizieq yaitu Habib Husein Alatas sebagai Ketua Umum FPI.


Menko Polhukam Mahfud MD buka suara terkait kemunculan FPI baru setelah pemerintah melarang Front Pembela Islam (FPI).

Dan menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Muhammad bin Husein Alatas, diperkenalkan sebagai Ketua Umum Front Persaudaraan Islam (FPI) yang baru.


Habib Muhammad bin Husein Alatas ikut dalam demonstrasi PA 212 di kawasan Patung Kuda, Jumat (25/3).

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin kemudian memperkenalkan Habib Muhammad bin Husein Alatas sebagai Ketum Front Persaudaraan Islam yang baru.

“Ada Ketum PA 212, Alhamdulillah hadir juga di tengah kita Ketum Front Persaudaraan Islam (FPI) yang baru, Habib Muhammad bin Husein Alatas, nanti juga akan ada tokoh lain hadir,” katanya, Jumat (25/3).

“FPI itu ada bermacam-macam. Ada Forum Perempuan Islam, ada Forum Perjuangan Intelektual, ada Forum Pertukaran Ide, ada Front Pencak Silat Ilmuwan. Itu sama saja dengan perkumpulan pencinta motor gede (moge) atau perkumpulan arisan. Silakan saja,” ujar Mahfud MD, Sabtu (26/3/2022).

Menurut Mahfud MD, FPI ini ada bermacam-macam.

Dia menyebut bisa saja FPI merupakan singkatan dari Forum Perempuan Islam ataupun Front Pencak Silat Ilmuwan.

Mahfud mengatakan tak ada masalah terkait keberadaan suatu perkumpulan asalkan tidak melanggar hukum.

“Yang penting tidak melanggar hukum, siapa pun boleh membuat perkumpulan-perkumpulan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan FPI yang baru itu boleh saja beraktivitas. Asalkan para pengurus organisasinya tidak mendaftarkan FPI baru itu dengan nama dan simbol yang sama seperti organisasi yang telah dilarang pemerintah.

“Ya, boleh saja, kan tidak mendaftar ke Kumham dengan nama dan simbol yang sama. Tapi kalau menggunakan nama dan simbol-simbol organisasi yang sudah dilarang, itu melanggar hukum. Saya juga sering ikut Forum Pendalaman Ilmu,”  katanya dilansir detikcom. (ral/pojoksatu)