Demi Bisa Sekolah Anak-anak di Desa Sungai Buluh Rela Naik Baskom Melintasi Rawa-rawa, Warganet: Pejabat Setempat Kemana?

Anak-anak di Desa Sungai Buluh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah naik baskom

POJOKSATU.id, KALIMANTAN- Miris, Anak-anak di Desa Sungai Buluh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah harus berjuang bertaruh nyawa demi bisa sekolah

Demi menuntut ilmu, anak-anak tersebut rela menggunakan baskom untuk melewati rawa untuk

Dalam video yang diunggah akun instagram @indoflashligh, terlihat banyak aktifitas di sekitaran rawa tersebut. Tampak jejeran sampan juga tengah menunggu penumpang.

Tiga bocah terlihat menurunkan sebuah baskom berwarna hitam ke air, rupanya baskom tersebut digunakan untuk anak-anak yang hendak menyebrang karena akan bersekolah agar tak tenggelam.


Tampak ketiga bocah tersebut mengayun dengan menggunakan kedua tangan kecilnya.

Tampak, sebuah tiang tertancap dan kibaran bendera merah putih dari tengah rawa tersebut, tak ayal baju mereka pun harus basah karena tingginya air.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 3 Sungai Buluh, Mursalin menyampaikan, sekolah ini berada di tengah rawa.

Pembangunan sekolah merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memeratakan pendidikan di seluruh wilayah. READ MORE Belasan Ribu Pelajar Banjarmasin Terima Bantuan PIP, Dananya Capai Rp11 MBank Kalsel Bantu Pemuda Asal HSS Berkuliah di MesirPemprov Kalsel Dukung Fransisca Octaviani Bawa Misi Pelangi untuk Anak “Bisa dibilang sekolah kami termasuk kategori terpencil, karena tidak adanya akses jalan dan listrik.

Ketika harus pulang pergi ke sekolah menempuh jalur air dengan jukung, seperti yang dilakukan anak-anak di Kabupaten HST ini, saat hendak ke sekolah yang dikelilingi air, sebagian pelajar harus melewati rawa dengan mengayuh sebuah baskom.

Baskom mereka jadikan alat transportasi layaknya perahu atau jukung.

Walau harus menggunakan baskom untuk melawati rawa pulang pergi ke sekolahnya, tak menyurutkan semangat anak-anak dalam menuntut ilmu.

(dhe/pojoksatu/int)