Komentari Pendeta Saifuddin Ibrahim, Novel PA 212 Bikin Analisa, Hasilnya…

Novel Bamukmin. Foto net

Semestinya, kata dia, aparat bisa melakukan penegakan hukum yang tegas kepada para penista agama.

“(Karena) Indonesia ini sudah menjadi darurat penista agama,” kata dia.

Dalam video yang beredar, Pendeta Saifudin Ibrahim meminta Menag Yaqut Cholil Qoumas tidak sekadar mengatur azan.

Melainkan juga kurikulum di madasrah hingga perguruan tinggi yang berpotensi memunculkan paham radikal.


“Atur semua kurikulum yang ada di madrasah, tsanawiyah, aliyah sampai perguruan tinggi,” ujarnya.

BACA: Pendeta Saifuddin Ibrahim Tantang Duel Mahfud MD: Ayo Kita Carok! Ho…Ho…Ho…Ho…

Ia menyebut bahwa sumber kekacauan yang terjadi di Indonesia itu dipicu kurikulum pendidikan yang tidak benar.

“Bahkan kurikulum yang ada di pesantren pak, jangan takut untuk dirombak. Ganti semua kurikulumnya. Karena pesantren itu melahirkan kaum radikal semua,” ujarnya.