Gak Nyangka Oknum Polisi Bakar Pacar Ternyata Pecandu Narkoba, Terancam Dipecat Tidak Hormat

Korban DN menjalani perawatan di ruang ICU. (Istimewa)

POJOKSATU.id, MUARA ENIM – Fakta baru kasus oknum polisi bakar pacar di Muara Enim, Sumatera Selatan, terungkap.

Oknum polisi bakar pacar itu ternyata pecandu narkoba. Ia sudah empat kali mendapatkan Surat Keputusan Hukumam Disiplin (SKHD) karena mengonsumsi narkoba.

Polisi berinisial AN dengan pangkat brigadir itu terancam dipecat dengan tidak hormat.

Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasi Propam Ipda Nurkhosim mengatakan, saat ini Brigadir AN akan diajukan untuk persiapan sidang Komisi Etik Profesi Polri (KEPP) yang bakal berakhir dengan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).


Selain itu, Brigadir AN juga terancam dipenjara karena nekat membakar pacarnya DN (25) di Gang Kolam, Kabupaten Muara Enim pada Kamis (10/3/2022) lalu.

Nurkhosim mengatakan dasar diajukan ke KIPP yakni Brigpol AN sebelumnya sudah lima kali mendapat SKHD, satu kali kasus pengancaman dan empat kali tes urine positif narkoba.

Selain itu, Brigpol AN diduga melakukan penganiayaan dengan membakar pacarnya sendiri.

“Kapolres sudah memerintahkan Propam Polres Lahat untuk dilakukan tes urine, sebelumnya dilakukan oleh Propam Polda. Hasilnya kembali positif. Jadi sudah lima kali positif, dan saat ini penyidik Propam sedang melengkapi berkas untuk diajukan ke KIPP tersebut,” tegas Nurkhosim.

Diketahui, lantaran sakit hati cintanya diputus, seorang oknum polisi Brigadir An yang bertugas di Polres Lahat, nekat membakar pacarnya di Muara Enim.

Tidak hanya pacarnya yang mengalami luka bakar, oknum polisi itu juga menderita luka bakar.

Aksi yang personel Dokkes itu terjadi pada Kamis (10/3) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat kejadian, korban DN (25) yang merupakan pacar pelaku, warga Rukun Dama, RT 03/03, Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim, tengah bertamu di rumah kontrakan temannya DE (27), di Jalan Ade Irma Suryani, Gg Kolam, RT 05/08, Rumah Tumbuh, Kelurahan Muara Enim.

Akibatnya, korban mengalami luka bakar hingga 80 persen. Sedangkan pelaku mengalami luka di bagian tangan dan wajah. (dho/sumeks)