Dua Polisi Pembunuh Laskar FPI Divonis Bebas, Pengacara: Sudahku Bilang Ini Hanya Sidang Dagelan

Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar dan lainnya nyaris terlibat bentrok dengan polisi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021). Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengacara enam korban laskar FPI, Azis Yanuar menilai selama ini persidangan yang digelar terhadap kliennya hanyalah persidangan dagelan.

Buktinya dua anggota polisi berinisial FR dan MYO yang menembak enam laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek malah dibebaskan oleh hakim.

“Udah kita bilang diduga sidang dan proses itu hanya dagelan,” kata Aziz saat dihubungi, Jumat (18/3/2022).

Aziz Yanuar mengungkapkan, alasan itulah pihaknya tak pernah mau menghadiri persidangan tersebut.


Sebab proses hukum yang menjerat dua tersangka yang merupakan anggota polisi hanyalah formalitas belaka.

“Ya sidang formalitas, situ yang bunuh, situ yang bersaksi, situ yang vonis,” sindir Aziz.

Sebelumnya, dua anggota polisi yang menjadi terdakwa pembunuhan anggota Laskar FPI, divonis bebas oleh Majelis Hakim.

Vonis tersebut dijatuhkan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022).

Dua anggota polisi yang menjadi terdakwa dalam kasus tersebut adalah Ipda M Yusmin Ohorella dan Briptu Fikri Ramadhan.

Dalam vonis yang dibacakan Ketua Majelis Hakim M Arif Nuryanta menyatakn, Briptu Fikri dinyatakan bersalah.

Briptu Fikri dianggap melakukan pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Akan tetapi hal itu dilakukan yang bersangkutan dalam dalam rangka pembelaan.

“Menyatakan perbuatan terdakwa Fikri Ramadhan dan M. Yusmin sebagaimana dakwaan primer dalam rangka pembelaan terpaksa melampaui batas, menyatakan tidak dapat dijatuhi pidana karena alasan pembenaran dan pemaaf,” kata Hakim M Arif Nuryanta membacakan amar putusan.

“Melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum. Memulihkan hak-hak terdakwa,” sambung Hakim Arif.

(fir/pojoksatu)