Pengamat: Penunjukan Kepala Otorita IKN Tanda Reshuffle Benar-benar Terjadi Akhir Maret

Direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengamat politik Ujang Komarudin belum bisa berspekulasi lebih jauh terkait dengan isu reshuffle.

Apakah perombakan kabinet Indonesia Maju tersebut benar-benar terjadi atau hanya isu liar.

Namun, Ujang memprediksi bahwa reshuffle akan dilakukan oleh orang nomor satu di Indonesia itu.

Sebagaimana yang dihembuskan oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim beberapa hari lalu.


Terlebih lagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Di mana, orang nomor satu di Indonesia itu disebut akan menunjuk Bambang Susantono.

“Kalau saya melihat pasti ada arah angin kesitu,” kata Ujang dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Lebih lanjut, Dosen Universitas Al-Azhar itu menyebutkan, bahwa isu reshuffle bukan pertama kalinya dihembuskan.

“Kita tahu bahwa isu reshuffle sudah lama berembus, artinya sudah lama mundur lagi, mundur lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dikabarkan akan melantik Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) baru pada hari ini Kamis (10/3) sore.

Jokowi disebut akan menunjuk mantan Wakil Menteri (Wamen) Kementerian Perhubungan Bambang Susantono.

Ia merupakan Wamen pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2010-2014.

Kabar tersebut pun dibenarkan oleh kepala Sekertariat Presiden Heru Budi Hartono.

“Untuk posisi Kepala IKN akan dijabat Bambang Susantono,” tulis Heru dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (10/3/2022).

Lebih lanjut, Heru menyebutkan, Bambang akan dilantik bersama wakil Badan Otorita IKN Dhony Rahajoe.

“Dilantik sore ini pukul 15.00 WIB,” ungkap Heru.

Ia mengatakan, bahwa acara pelantikan akan disiarkan secara langsung oleh Sekretariat Presiden.

“Tentunya acara pelantikan tersebut akan disiarkan secara live streaming oleh akun YouTube Sekretariat Presiden mulai pukul 14.45 WIB,” pungkas Heru.

(muf/pojoksatu)