Oknum DPRD Diduga Melakukan Pelecehan, Lapor ke Polda Jateng Belum ada Reaksi, Lapor ke Partai Cuma Dijawab Gini

Pembacaan pernyataan sikap PAC Partai Demokrat Kabupaten Klaten mendesak pemecatan HS dari anggota DPRD

POJOKSATU.id, JAKARTA- Dugaan kasus pelecehan seorang warga Klaten yang diduga dilakukan oknum DPRD dari kader Partai Demokrat berinisial HS masih terus bergulir.

Korban dari kasus pelecehan seksual ini seorang wanita berinisial SN.

Kasus pelecehan seksual yang terjadi sejak berbulan-bulan ini belum menemukan titik terang.

Bahkan kasus ini sudah dilaporkan ke pihak penegak hukum serta ke pihak Partai Demokrat sendiri, namun juga belum menemukan titik penyelesaian.


Dari pengakuan korban berinisial SN, kejadian ini berawal saat dirinya ingin meminta bantuan kepada oknum anggota DPRD tersebut agar dapat membantunya dalam pelancaran bisnis Galian C.

Saat itulah keduanya janjian untuk bertemu dalam rangka membicarakan pelancaran bisnis yang dimaksud.

“Saat bertemu yang di dapat bukan kerjasama malah HS menjebak dengan mengajak dirinya kesebuah hotel dan melakukan pelecehan,” kata SN dalam keterangannya, Kamis (10/3/2022).

Atas tindakan pelecehan itu, korban tak terima atas apa yang menimpa dirinya. Korban juga sempat melaporkan kasus tersebut ke penegak hukum.

Naasnya, pelaku malah kembali mengulangi perbuatannya itu dengan cara menghujat korban dengan kata-kata tak senonoh.

“Sebagai Wakil Rakyat dengan cara menghujat dengan kata-kata kotor, karna merasa laporan (saya) tidak ada apa-apanya. Kasus ini juga sudah di laporkan sampai ke Polda Jawa Tengah dan belum juga mendapat reaksi,” bebernya

Dari kejadian ini awak media mencoba melakukan konfirmasi dengan DPP Demokrat untuk menanyakan perihal atas permasalahan Kadernya yang ada di Klaten sebagai anggota DPRD partai Demokrat.

Sayang dari pihak DPP Demokrat belum bisa memberikan tanggapan perihal kasus tersebut.

Bahkan saat Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat (PD), Herzaky Mahendra Putra dihubungi melalui Giat Staf Pribadinya menyampaikan bahwa Bakomstra lagi di luar kota.

Di sisi lain para DPC yang berjumlah 20 DPC Kabupaten Klaten berharap agar permasalahan ini bisa di tanggapi serius oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Bahkan mereka berharap anggotanya yang diduga melakukan pelecehan dan dianggap mencederai marwah partai tersebut segera diberikan sanksi tegas.

(fir/pojoksatu)