Mahfud MD Tanggapi Ajakan Debat Fadli Zon, ‘Silahkan Langsung Ajak Sendiri Kalau Mau Debat Pak’

Fadli Zon

POJOKSATU.id, JAKARTA— Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi ajakan debat anggota DPR RI Fadli Zon. Mahfud mengaku tak sempat jadi panitia debat. Sebaiknya Fadli Zon ajak sendiri tim panitia naskah.

“Silahkan, langsung ajak sendiri kalau mau debat, Pak. Pak @fadlizon kan bisa hubungi dia, bahkan bisa juga langsung ajak debat ke Gubernur DIY,” jelas Mahfud MD di akun Twitternya, Jumat (4/3).

Menurut Mahfud MD, Tim Naskah Akademik Pemda DIY dan sejarawan UGM ini sudah berdiskusi sejak 2018 mengenai Serangan Umum 1 Maret.

“Saya tak ikut di sana. Saya juga tak sempat jadi panitia debat,” jawab Mahfud lagi.


Sebelumnya, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengajak Menko Polhukam Mahfud MD dan sejarawan di belakang Kepres soal Serangan Umum 1 Maret, untuk diskusi atau debat.

“Pak @mohmahfudmd mari ajak diskusi/debat saja sejarawan di belakang Keppres itu. Kita bisa adu data dan fakta. Tapi jangan belokkan sejarah!,” kata Fadli Zon.

Lebih lanjut, Fadli Zon menjelaskan bahwa dirinya merupakan lulusan doktor bidang sejarah. Dia juga mengaku lulusan Universitas Indonesia.

“Kebetulan Doktor saya bidang sejarah dari @univ_indonesia,” ucap Fadli Zon.

Fadli juga mengatakan dirinya persis meneliti berkaitan dengan persoalan Serangan Umum 1 Maret 1949 tersebut.

Fadli mengatakan saat itu Jenderal Sudirman enggan bertemu Sukarno dan Hatta untuk rekonsiliasi nasional Juli 1949 sebelum dibujuk Soeharto.

“Saya juga meneliti PDRI. Negara hampir pecah gara-gara konflik PDRI vs Tracee Bangka,” jelasnya.

“Jenderal Sudirman pun mulanya enggan bertemu Soekarno-Hatta untuk rekonsiliasi nasional Juli 1949. Baru setelah dibujuk Pak Harto akhirnya mau bertemu,” ujarnya lagi. (ral/pojoksatu)